Polres Ponorogo Amankan Balon Udara Liar 10 Meter di Desa Cekok Babadan
Jumat, 27 Mar 2026, 06:35 WIBPONOROGO -Â Jajaran Kepolisian Resort Ponorogo bergerak cepat mengamankan sebuah balon udara tanpa awak yang jatuh di area persawahan dekat permukiman warga Dukuh Krajan, Desa Cekok, Kabupaten Ponorogo, Kamis.
Balon udara raksasa setinggi 10 meter tersebut ditemukan dalam kondisi sumbu api masih menyala, sehingga sempat memicu kepanikan warga karena potensi risiko kebakaran yang besar. Meski tidak ada korban jiwa, pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap asal-usul balon tersebut sembari memperketat pengawasan terhadap aktivitas penerbangan balon udara liar yang dinilai mengancam keselamatan penerbangan dan masyarakat.
Kapolsek Babadan AKP Yudha Setiawan mengatakan petugas bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan warga terkait balon udara yang jatuh dengan kondisi sumbu masih menyala.
âPetugas langsung melakukan penyisiran di lokasi. Saat ditemukan, sumbu balon masih dalam kondisi menyala sehingga berpotensi membahayakan,â katanya.
Menurut dia, balon udara tersebut ditemukan di area persawahan tidak jauh dari permukiman warga, sehingga sempat menimbulkan kepanikan.
Polisi kemudian mengamankan balon udara tersebut ke Mapolsek Babadan untuk mencegah risiko kebakaran sekaligus kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, balon udara itu memiliki diameter sekitar dua meter dengan tinggi mencapai kurang lebih 10 meter.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan, polisi menilai keberadaan balon udara liar dengan sumbu api aktif berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Hingga saat ini, asal balon udara tersebut masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak menerbangkan balon udara tanpa izin karena berisiko menimbulkan kebakaran serta mengganggu keselamatan penerbangan.
âKami minta masyarakat segera melapor jika mengetahui aktivitas balon udara liar maupun penggunaan petasan yang membahayakan,â ujarnya.
- polres ponorogo
- ponorogo
- balon udara
- balon udara ponorogo
- desa cekok
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Sekolah Terdampak Bencana Siap Pembelajaran Semester Genap
-
Kementan: Pasokan Pangan Terjaga, Harga Relatif Stabil Sambut 2026
-
Ini Alasan Orang Muda Pilih "Childfree" Menurut Mendukbangga
-
Arus Balik Libur Akhir Tahun di Cipali Diperkirakan 190 Ribu Kendaraan
-
Ponorogo Resmi Berstatus Darurat Sampah, DLH Serukan Revolusi Pengelolaan Limbah
-
Menkes Ungkap 87 Rumah Sakit di Sumatra Terdampak Bencana
-
Puluhan Penghobi Balon Udara Tampil di Reog Balon Carnival 2026 Ponorogo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.