Mendagri Tunggu Pengumuman Menko Perekonomian Terkait Penerapan WFH Satu Hari dalam Sepekan

Rabu, 25 Mar 2026, 18:40 WIB

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, kebijakan work from home (WFH) satu hari sepekan masih menunggu pengumuman dari Menko Perekonomian. Menurut dia, pembahasan kebijakan WFH telah dilakukan dalam rapat lintas kementerian sebelumnya.

"Soal WFH sudah dirapatkan, tapi nanti biar satu suara. Kemarin yang mimpin rapat Menko Ekonomi didampingi Menko PMK, jadi biar yang mengumumkan Pak Menko Ekonomi," ujar Tito usai konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (25/3).

Ket. Foto: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian — Sumber: RRI/Afriani Respati

Ia mengatakan, rapat pembahasan kebijakan tersebut berlangsung cukup panjang dan mendalam. Namun pemerintah sepakat agar penyampaian kebijakan dilakukan secara terpusat dan seragam.

"Udah rapat kemarin, rapat hampir 3 atau 4 jam. Ya, tapi kita sepakat untuk satu suara berarti yang menyampaikan saya nggak tahu siapa di istana," ucap Tito.

"Apakah Pak Menko PMK, apakah Menteri Ekonomi, ataukah nanti oleh Pak Mensesneg. Jadi kita hanya memberikan masukan-masukan saja, saya nggak berwenang menyampaikan ke publik," ujar dia.

Tito mengatakan, skema yang dibahas mengarah pada penerapan WFH satu hari dalam lima hari kerja. Meski demikian, penentuan hari pelaksanaan masih menunggu keputusan Presiden.

"Yang saya dengar itu adalah satu hari selama sepekan. Tapi hari apa yang akan diambil, biar nanti yang putuskan nanti kan hasil rapat kemarin akan dilaporkan ke presiden," kata Tito.

Mengenai waktu pelaksanaan kebijakan, kata Tito, juga belum dapat dipastikan. "Nunggu nanti diumumkan lewat siapa yang nanti ditunjuk presiden, akan berlaku kapan," ucap dia.

Meski demikian, ia memastikan, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Presiden setelah menerima laporan hasil rapat. Selanjutnya, kementerian terkait akan menindaklanjuti melalui regulasi teknis.

"Kemarin semua hadir, yang akan melapor Pak Presiden, saya nggak tahu. Setelah itu pesan Presidennya apa, setelah itu baru kita akan membuat surat edaran," ujar Tito.

Kementerian PANRB, Kemendagri, hingga kementerian sektor pendidikan akan menyesuaikan kebijakan tersebut. Tito berharap implementasi WFH berjalan efektif dan mendukung efisiensi nasional. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.