DPRD DKI Minta Tiket Ragunan Tetap Murah, Fokus Edukasi Satwa Diperkuat

Rabu, 25 Mar 2026, 18:20 WIB

JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menegaskan agar harga tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan tetap terjangkau bagi masyarakat. Ia meminta tarif tidak mengalami kenaikan dan tetap berada di kisaran Rp3.000 untuk anak-anak serta Rp4.000 untuk dewasa.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk perhatian terhadap aspirasi masyarakat yang menginginkan Ragunan tetap menjadi destinasi wisata murah. Selama ini, kebun binatang tersebut dikenal luas sebagai tujuan utama rekreasi keluarga di Jakarta dan sekitarnya.

Ket. Foto: Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menegaskan agar harga tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan tetap terjangkau bagi masyarakat. Ia meminta tarif tidak mengalami kenaikan dan tetap berada di kisaran Rp3.000 untuk anak-anak serta Rp4.000 untuk dewasa. — Sumber: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh

Menurutnya, harga tiket yang terjangkau menjadi faktor penting dalam menjaga aksesibilitas ruang publik. Dengan biaya yang rendah, masyarakat dari berbagai kalangan tetap dapat menikmati fasilitas rekreasi tanpa terbebani.

"Biayanya terjangkau. Harganya tolong jangan dinaikkan," ujarnya saat melakukan kunjungan langsung ke kawasan Ragunan, Rabu (25/3).

Ia menilai, keberadaan Ragunan memiliki nilai sosial yang tinggi bagi warga perkotaan. Selain sebagai tempat hiburan, kawasan ini juga menjadi ruang interaksi sosial dan sarana edukasi bagi masyarakat.

Di sisi lain, pengelola Ragunan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada pengunjung. Kepala Unit Pengelola TMR, Endah Rumiyati, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga edukatif.

"Terutama karena kita lembaga konservasi kaitannya dengan edukasi satwa," ungkapnya.

Sebagai lembaga konservasi, Ragunan memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian satwa. Oleh karena itu, berbagai program edukasi terus dikembangkan untuk meningkatkan kesadaran pengunjung.

Program interaktif seperti feeding time dan keeper talk menjadi salah satu daya tarik utama yang ditawarkan kepada pengunjung. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat melihat langsung proses pemberian makan satwa serta mendapatkan penjelasan dari petugas mengenai perilaku dan habitat hewan.

Program tersebut tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga pengalaman belajar yang menarik. Anak-anak hingga orang dewasa dapat memahami pentingnya konservasi dengan cara yang lebih menyenangkan dan interaktif.

Pengelola memastikan kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin, terutama saat periode libur panjang seperti Lebaran. Momentum ini dimanfaatkan untuk menghadirkan pengalaman wisata yang lebih maksimal bagi pengunjung yang datang dalam jumlah besar.

Dengan kombinasi antara harga tiket yang terjangkau dan program edukasi yang menarik, Ragunan diharapkan tetap menjadi destinasi favorit masyarakat. Upaya ini juga menjadi bagian dari strategi menjaga keseimbangan antara fungsi rekreasi dan edukasi di ruang publik.

"Kegiatan ini akan semakin menarik minat pengunjung," pungkasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.