- Home
-
- Luar Negeri
-
- Singapura dan Australia me...
Singapura dan Australia meningkatkan Perlindungan Perdagangan Minyak dan Gas
Senin, 23 Mar 2026, 13:40 WIBJAKARTA - Para pemimpin Singapura dan Australian menyatakan keprihatinan mendalam pada hari Senin (23/3) atas situasi di Timur Tengah dan konsekuensinya bagi kawasan mereka.
Singapura dan Australia akan meningkatkan upaya untuk memastikan perdagangan barang-barang penting, termasuk diesel dan gas alam cair (LNG), tetap stabil dan memperkuat ketahanan rantai pasokan mereka. Demikian janji para pemimpin kedua negara pada hari Senin.
Dalam pernyataan bersama, Perdana Menteri Lawrence Wong dan mitranya dari Australia, Anthony Albanese, menyatakan "keprihatinan mendalam" atas situasi di Timur Tengah dan konsekuensinya bagi kawasan mereka, termasuk dampaknya pada rantai pasokan dan harga energi.
Konflik AS-Israel dengan Iran telah merusak infrastruktur energi di negara-negara Teluk seperti Qatar, eksportir LNG utama, dan secara efektif menutup Selat Hormuz - tempat sekitar seperlima minyak dan LNG global biasanya melintas. Gangguan ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang dampaknya terhadap pasokan energi global.
Sebelumnya, dikabarkan bahwa Filipina kini mengizinkan penggunaan sementara bahan bakar yang lebih kotor di tengah krisis Timur Tengah. Hanya kendaraan dari tahun model 2015 dan sebelumnya, jeepney tradisional, pembangkit listrik dan generator, serta sektor kelautan dan pelayaran yang diizinkan menggunakan produk minyak bumi yang sesuai dengan standar Euro-II.
Bahan bakar ini lebih murah tetapi lebih kotor untuk memastikan pasokan saat negara tersebut mencari cara untuk mengatasi dampak krisis Timur Tengah. Departemen Energi (DOE) mengatakan hanya kendaraan model tahun 2015 dan sebelumnya, angkutan umum tradisional (jeepney), pembangkit listrik dan generator, serta sektor maritim dan pelayaran yang diizinkan menggunakan produk minyak bumi yang sesuai dengan standar Euro-II.
- krisis bbm
- Dampak Perang AS-Iran
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Industri Petrokimia Alami Tekanan, Inaplas Dorong Diversifikasi Bahan Baku untuk Kemandirian
-
Geopolitik Memanas, Industri Petrokimia Masuk “Survival Mode”
-
SPMB Wujudkan Pendidikan Inklusif Berkeadilan
-
Parekraf Jakbar Perkuat Digitalisasi dan Kemandirian Pelaku Usaha
-
Subsidi BBM Tetap Dilanjutkan, Kira-kira Apa Alasan Menkeu
-
AS Bikin Aturan Ketat: Pemain Iran Wajib Angkat Kaki Usai Pertandingan
-
Dandim 1710/Mimika Tinjau Lokasi Sasaran TMMD Ke-128 TA 2026 di Mimika Tengah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.