Mudik Lebaran 2026 Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Toleransi

Rabu, 18 Mar 2026, 00:00 WIB

Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan mudik Lebaran 2026 merupakan momentum tepat untuk melestarikan sekaligus memupuk nilai-nilai persatuan dan toleransi di tengah masyarakat.

“Mudik bukan sekadar pulang kampung. Ini adalah momentum strategis untuk memupuk persatuan dan toleransi, terutama ketika para perantau bertemu kembali dengan keberagaman di daerah asal,” kata dia di Jakarta, Selasa (17/3).

Ket. Foto: Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3) dengan 21,97 juta pergerakan pemudik dalam sehari. Diperkirakan 76,24 juta orang menggunakan mobil pribadi dengan 50,63 juta di antaranya melintasi jalan tol, berdasarkan data Kementerian Perhubungan. — Sumber: antara

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3) dengan 21,97 juta pergerakan pemudik dalam sehari. Diperkirakan 76,24 juta orang menggunakan mobil pribadi dengan 50,63 juta di antaranya melintasi jalan tol, berdasarkan data Kementerian Perhubungan.

Seperti dikutip dari Antara, Lestari mengingatkan para pemudik untuk menjadikan perjalanan ke kampung halaman sebagai sarana memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

“Di jalan raya, kita bertemu dengan sesama pemudik dari berbagai latar belakang. Di kampung halaman, kita kembali menyatu dengan akar budaya. Toleransi dan persatuan harus dipraktikkan, bukan sekadar wacana,” tuturnya.

Menurut dia, semangat kebersamaan dan toleransi sangat dibutuhkan di tengah tekanan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini. Bagi dia, kedua spirit itu dapat memperkuat ikatan sosial setiap anak bangsa.

Dia berharap generasi penerus dapat secara konsisten mengamalkan dan melestarikan nilai-nilai kebangsaan yang dimiliki bangsa Indonesia.

“Nilai-nilai kebangsaan harus mampu dimanfaatkan sebagai landasan bertindak untuk menjawab berbagai tantangan dalam mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik di masa depan,” tuturnya.

Sementara itu, Jasa Marga mengimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan mudik Lebaran dengan memastikan kendaraan siap jalan hingga kondisi pengemudi yang prima.

Untuk volume lalu lintas transaksi di GT Cikupa arah Merak mengalami kenaikan, tercatat sebanyak 48.217 kendaraan melintas atau meningkat sebanyak 3,33 persen terhadap lalu lintas transaksi normal.

Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 1 arah Puncak Bogor tercatat sebanyak 35.293 kendaraan, jumlah tersebut naik sebanyak 14,62 persen dibandingkan lalu lintas normal yaitu sebanyak 30.790 kendaraan.

Sementara itu, di wilayah Jawa Barat, menurut dia, belum terjadi peningkatan signifikan volume lalu lintas menuju Bandung atau Rancaekek dan sekitarnya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.