Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Timnas Malaysia Dedel Duel, Dibatalkan ke Piala Asia dan Didenda

📅 Selasa, 17 Mar 2026, 18:36 WIB | Oleh:
Timnas Malaysia Dedel Duel, Dibatalkan ke Piala Asia dan Didenda Doc: ist
Ket. gagal ke piala asia

JAKARTA -  Karena memainkan pemain illegal, timnas sepak bola Malaysia akhirnya dihukum Konfederasi sepak bola Asia (AFC). Ini membuat Harimau Malaya itu dedel duel. AFC menjatuhi hukuman sanksi kepada timnas Malaysia dengan kekalahan masing-masing 0-3 dalam dua laga Kualifikasi Piala Asia 2027 yang membuat mereka gagal lolos ke turnamen yang dimainkan di Arab Saudi pada tahun depan.

Hukuman ini diberikan oleh Komisi Disiplin dan Etika AFC yang dirilis di laman resminya, Selasa, bahwa federasi sepak bola Malaysia (FAM) telah melanggar Pasal 56 Kode Disiplin dan Etika AFC karena menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat dalam dua laga pertama babak Kualifikasi Piala Asia 2027 Grup F.

Dua laga kualifikasi ini adalah melawan Nepal pada 25 Maret 2025 dan Vietnam pada 10 Juni 2025. Dua laga yang dimainkan di kandang sendiri ini dimenangkan oleh Malaysia dengan skor 2-0 dan 4-0.

Malaysia terbukti memainkan pemain ilegal dalam dua laga itu, yang diklaim berketurunan Malaysia, antara lain adalah Hector Hevel, Imanol Machuca, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Gabriel Palmero.

Akibatnya, dua kemenangan yang didapatkan Malaysia tidak sah dan sebagai gantinya mereka mendapatkan hukuman kekalahan masing-masing 0-3.

Dua kekalahan ini membuat peringkat Malaysia yang semula memimpin klasemen Grup F dengan 15 poin, kini turun ke posisi kedua dengan sembilan poin. Sebaliknya, Vietnam yang mendapatkan "hadiah" tiga poin, naik menjadi pemuncak klasemen dengan 15 poin.

Dengan hanya satu tim yang lolos ke putaran final dari setiap grup, situasi ini membuat Malaysia dipastikan gagal lolos ke Piala Asia 2027 karena secara matematis Harimau Malaya sudah tak mampu menyalip Vietnam dengan satu laga tersisa. Adapun, pada laga terakhir Grup F, kedua tim akan bertemu di kandang Vietnam pada 31 Maret.

Malaysia tak hanya mendapatkan hukuman dua kekalahan dengan skor 0-3, namun mereka juga didenda 50.000 dolar Amerika Serikat, sekitar Rp850 juta, dari kasus ini.

"FAM akan mengajukan permohonan tertulis untuk mendapatkan alasan keputusan tersebut dari Komite Disiplin dan Etika AFC sebelum mempertimbangkan langkah selanjutnya yang akan diambil dalam masalah ini," bunyi pernyataan resmi FAM.

Dengan lolosnya Vietnam ke putaran final, maka Piala Asia 2027 yang akan dimainkan pada 15 Januari sampai 8 Februari 2027 di Arab Saudi, telah memiliki 21 peserta, termasuk timnas Indonesia.

Tiga slot tersisa akan direbutkan oleh enam tim dari babak kualifikasi, yaitu Tajikistan (13 poin) dan Filipina (13 poin) dari Grup A, Lebanon (13 poin) dan Yaman (11 poin) dari Grup B, dan Turkmenistan (12 poin) dan Thailand (12 poin) dari Grup D.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Dinas Kebudayaan DKI Manfaa...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.