Wagub DKI Dukung Sinergi PMI: Pastikan Layanan Kemanusiaan Tetap Optimal di Hari Raya

Senin, 16 Mar 2026, 22:35 WIB

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan apresiasi kepada para relawan Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta yang terus aktif menjalankan berbagai program kemanusiaan. Kegiatan tersebut mencakup pelayanan donor darah, bantuan sosial, hingga dukungan dalam berbagai situasi darurat selama bulan Ramadan hingga periode mudik Lebaran.

Menurut Rano, keberadaan PMI memiliki peran yang sangat penting dalam membantu kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjaga ketersediaan stok darah bagi rumah sakit di Jakarta. Ia menilai dedikasi para relawan menjadi faktor utama dalam memastikan pelayanan kemanusiaan tetap berjalan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Ket. Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan apresiasi kepada para relawan Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta yang terus aktif menjalankan berbagai program kemanusiaan. Kegiatan tersebut mencakup pelayanan donor darah, bantuan sosial, hingga dukungan dalam berbagai situasi darurat selama bulan Ramadan hingga periode mudik Lebaran. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Peran PMI sangat penting dalam membantu masyarakat, terutama dalam menjaga ketersediaan stok darah bagi kebutuhan rumah sakit di Jakarta. Kami mengapresiasi seluruh relawan yang terus mengupayakan berbagai layanan kemanusiaan," ujar Rano Karno.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama PMI Provinsi DKI Jakarta yang digelar di Aula Gedung Muhammadiyah, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. Acara tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk penghargaan kepada para relawan yang selama ini aktif dalam kegiatan kemanusiaan.

Untuk menjaga ketersediaan darah selama periode libur Idulfitri, PMI DKI Jakarta juga menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satu program yang disiapkan adalah pemberian stimulus berupa paket sembako bagi masyarakat yang melakukan donor darah.

Program tersebut akan berlangsung selama periode H-5 hingga H+5 Lebaran di berbagai unit pelayanan darah PMI. Langkah ini diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat untuk tetap melakukan donor darah meski berada dalam suasana libur panjang.

Selain program donor darah, PMI DKI Jakarta juga memastikan para relawan tetap siaga di berbagai titik pelayanan di wilayah ibu kota. Kesiapsiagaan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan bantuan kemanusiaan yang mungkin muncul selama periode libur Lebaran.

Rano juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Salah satu bentuk kepedulian yang dapat dilakukan masyarakat adalah dengan mendonorkan darah bagi mereka yang membutuhkan.

"Bulan Ramadan mengajarkan bahwa hidup bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat bermanfaat bagi sesama. Karena itu, kami mendorong PMI tetap aktif menggelar kegiatan donor darah di berbagai lokasi agar kebutuhan darah masyarakat tetap terpenuhi," kata Rano.

Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyoroti meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Peningkatan pergerakan tersebut dinilai memerlukan kesiapan berbagai pihak, termasuk organisasi kemanusiaan seperti PMI.

Selain itu, Rano juga mengajak warga Jakarta untuk turut meramaikan kegiatan takbiran bersama yang direncanakan digelar di kawasan Bundaran HI. Kegiatan tersebut akan diisi dengan berbagai agenda budaya seperti karnaval obor dan lomba beduk.

"Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan PMI dan berbagai pihak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama menjelang Idulfitri. Hal ini dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan dapat berjalan lancar," ujar Rano.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta Beki Mardani menyampaikan bahwa pihaknya juga menyiapkan berbagai layanan kemanusiaan selama Ramadan hingga menjelang Lebaran. Salah satunya adalah pembukaan posko mudik yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta.

Menurut Beki, PMI DKI Jakarta membuka 14 posko mudik untuk memberikan pelayanan kesehatan dan pertolongan pertama bagi masyarakat. Posko tersebut juga berfungsi sebagai titik bantuan bagi pemudik yang membutuhkan dukungan medis selama perjalanan.

"Selama kegiatan tersebut, sebanyak 4.037 orang mendonorkan darahnya sehingga membantu menambah ketersediaan stok darah di Jakarta. PMI DKI Jakarta juga menyalurkan hampir 8.000 paket bantuan kemanusiaan kepada masyarakat selama Ramadan," kata Beki Mardani.

Selain membuka posko mudik, PMI juga menggelar kegiatan donor darah secara masif di wilayah Jakarta Barat pada 9 hingga 13 Maret. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memastikan ketersediaan darah tetap aman menjelang libur panjang Idulfitri.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.