Pemerintah Sebut Program MBG Dorong Ketahanan Pangan

Sabtu, 14 Mar 2026, 22:35 WIB

JAKARTA - Pemerintah menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto akan mendorong ketahanan pangan. Menko Pangan, Zulkifli Hasan, menyebut bahwa arah kebijakan pangan nasional difokuskan untuk mengembalikan kedaulatan ekonomi ke tangan rakyat.

Hal ini diungkapkannya dalam Bimbingan Teknis Keamanan dengan Pangan Yayasan Salman Peduli Berkarya dan Yayasan Garuda Biru Indonesia. Menko Zulhas mengapresiasi Relawan Dapur MBG Se-jabodetabek yang hadir dalam kegiatan tersebut, untuk berkomitmen mendukung kebijakan pangan nasional.

Ket. Foto: Menko Pangan Zulkifli Hasan (kiri), Ketua Yayasan Salman Peduli Berkarya Nofalia (tengah), dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Garuda Biru Indonesia Heikal Safar — Sumber: RRI/ Rizki Supermana

"Mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam Program ketahanan pangan. Dan meningkatkan gizi anak-anak Indonesia dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG)," kata Menko Zulhas dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (14/3).

Menko Zulhas menjelaskan, sektor pangan wajib menjadi fondasi utama pembangunan, agar makna kemerdekaan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Menurut dia, dalam Ramadan 2026, program MBG harus tetap berjalan dengan penyesuaian menu yaitu makanan kering dan dibawa pulang.

"Waktu pembagian terutama untuk siswa Muslim dan pesantren yang tadinya siang digeser ke sore menjelang berbuka puasa. Menegaskan bahwa dukungannya kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tidak pernah luntur sedikit pun," ucap dia.

Menko Zulhas mengungkapkan bahwa sejak awal dukungannya diberikan, pencapaian swasembada pangan telah menjadi kesepakatan utama. Ia meyakini penguasaan sektor pangan oleh rakyat adalah kunci krusial untuk mengentaskan kemiskinan struktural.

Mantan Ketua MPR ini menilai bahwa kebijakan Presiden Prabowo sangat sejalan dengan cita-cita kemerdekaan bangsa. Ekonomi ditempatkan sebagai alat untuk mencapai kesejahteraan rakyat, bukan semata-mata mengejar angka pertumbuhan.

"Program-programnya itu, kebijakan-kebijakannya itu, ingin meluruskan cita-cita kita merdeka. Pasal 33, ekonomi Pancasila, kedaulatan tangan rakyat, kebersamaan gotong royong," ujar dia.

Menko Zulhas sangat mengapresiasi kegiatan Yayasan Salman Peduli Berkarya dan Yayasan Garuda Biru Indonesia. Menurut dia, yayasan yang dipimpin Heikal Safar Safar bersama Istrinya Nofalia memiliki kepedulian sosial yang selalu aktif.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Salman Peduli Berkarya dan Yayasan Garuda Biru Indonesia, Heikal Safar mendukung program MBG. Heikal yang juga Sekretaris Jenderal Rekat Indonesia mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam program ketahanan pangan nasional.

"Sebagai penyediaan beberapa dapur umum sehat dan halal meningkatkan gizi anak- anak Indonesia, memberikan energi tambahan inspirasi dan memotivasi. Dalam memimpin yayasan dalam bidang penyediaan dapur makanan bergizi dan halal supaya kedepannya untuk lebih lagi," papar dia.

Heikal yang dikenal sebagai tokoh masyarakat dan Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta 2029 mendukung program Presiden Prabowo lainnya. Diantaranya program penggunaan produk lokal seperti mobil Maung Pindad, serta program strategis lainnya.

Dalam acara yang dilanjutkan buka puasa tersebut dihadiri oleh istri Ketua Dewan Pembina Yayasan Salman Peduli Berkarya, Nofalia serta dihadiri masyarakat Lampung Perantauan, sejumlah tokoh nasional, dan pimpinan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Kegiatan tersebut sekaligus merayakan ulang tahun ke-42 Ketua Yayasan Salman Peduli Berkarya dan Yayasan Garuda Biru Indonesia, Nofalia. Acara tersebut juga diikuti oleh ribuan karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur BGN. ils/I-1

  • Makan Bergizi Gratis (MBG)

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.