Saat Nyepi, Operasional Bandara Bali Libur Sehari
Kamis, 12 Mar 2026, 23:25 WIBDENPASAR â Pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Bali mengumumkan bahwa seluruh operasional penerbangan akan dihentikan sementara selama 24 jam saat perayaan Hari Raya Nyepi.
Penutupan ini merupakan bagian dari penghormatan terhadap tradisi hening yang dijalankan masyarakat Bali, di mana aktivitas di pulau tersebut memang dihentikan sejenak.
Bagi para penumpang, imbauannya sederhana: pastikan jadwal perjalanan disesuaikan agar rencana liburan atau kepulangan tetap berjalan lancar.
âSesuai dengan Notice to Airmen (NOTAM) Nomor A0096 yang diterbitkan oleh Perum LPPNPI/AirNav Indonesia, seluruh aktivitas penerbangan komersial reguler di bandara dihentikan mulai Kamis, 19 Maret 2026 pukul 06.00 Wita hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 Wita,â kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Nugroho Jati dalam keterangan tertulis di Denpasar, Bali, Kamis (12/3).
Ia menjelaskan penutupan operasional ini bagian dari komitmen bandara dalam mendukung dan menghormati pelaksanaan Nyepi.
Sehingga, selama periode tersebut tidak akan ada penerbangan reguler yang berangkat maupun mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Nugroho mengatakan pengumuman penghentian operasional ini telah dikoordinasikan dengan seluruh pemangku kepentingan penerbangan, termasuk pihak maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, serta instansi terkait guna memastikan nantinya operasional sebelum dan sesudah periode Nyepi dapat berjalan baik.
Ia juga memastikan seluruh maskapai sudah menginformasikan para penumpangnya terkait penyesuaian jadwal penerbangan.
âKami telah berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan optimal sebelum dan setelah periode penghentian operasional,â ujarnya menegaskan.
Jika dilihat berdasarkan data bandara, dalam 24 jam Nyepi tercatat sebanyak 440 jadwal penerbangan komersial reguler tidak beroperasi, dengan rincian 231 penerbangan rute domestik dan 209 rute internasional.
Selama itu, direncanakan sebanyak 19 pesawat yang akan melakukan remain over night atau parkir di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Adapun penerbangan keberangkatan terakhir sebelum penghentian operasional adalah pada Rabu (18/3) pukul 23.10 Wita untuk rute domestik, dan Kamis (19/3) pukul 01.30 Wita untuk rute internasional.
Untuk penerbangan kedatangan terakhir adalah pada pukul Rabu (18/3) pukul 23.05 Wita untuk rute domestik, dan pada Kamis (19/3) pukul 00.30 Wita untuk rute internasional.
âSedangkan untuk penerbangan keberangkatan pertama setelah pembukaan kembali operasional dijadwalkan pada Jumat (20/3) pukul 07.00 Wita untuk rute domestik dan pukul 08.15 Wita untuk rute internasional,â kata Nugroho.
âSementara untuk penerbangan kedatangan pertama adalah pada pukul 08.20 Wita untuk rute domestik, dan pada pukul 07.05 Wita untuk rute internasional,â sambungnya.
Untuk itu pengelola bandara di Bali Selatan itu mengimbau para calon penumpang yang memiliki rencana perjalanan di sekitar tanggal tersebut agar berkoordinasi dengan maskapai penerbangan terkait jadwal penerbangan, serta datang ke bandara sesuai waktu keberangkatan yang telah diinformasikan.
Penghentian sementara operasional bandara selama Hari Raya Nyepi sendiri sudah rutin dilaksanakan di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Dengan ini maka Umat Hindu di Pulau Dewata dapat melaksanakan rangkaian Catur Brata Penyepian dengan khidmat.
Tetapi meskipun operasional penerbangan dihentikan, Nugroho menyampaikan sejumlah personel tetap berjaga di kawasan bandara.
Mereka akan bersiaga untuk mendukung kebutuhan operasional penerbangan yang bersifat darurat, seperti penerbangan medis atau penerbangan yang bersifat khusus apabila diperlukan dan telah mendapatkan persetujuan dari otoritas terkait.
âKami berharap pelaksanaan rangkaian ibadah Nyepi di tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan penuh khidmat, serta membawa kedamaian, kebijaksanaan, dan semangat baru bagi kita semua dalam membangun kehidupan yang lebih harmonis,â kata Nugroho Jati.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pengamat: Pelarangan Mobil Listrik Naik Feri demi Jamin Keselamatan Penumpang, RI Belum punya Infrastruktur Atasi Kebakaran EV di Pelabuhan
-
New Zealand Gencarkan Deteksi Dini untuk Cegah dan Perangi Kanker
-
Mengejutkan! Kabupaten Kudus Catat Surplus Beras hingga Desember 2025
-
Trump Klaim telah Meminta Xi Jinping Bebaskan Tokoh Media Hong Kong Jimmy Lai
-
Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Siagakan 267 SPBU dan 1.022 Agen Elpiji Sambut libur Natal-Tahun Baru
-
Rekomendasi Acara Jelang Akhir Tahun Seru di Jakarta, Ada Event Jazz Senja Nusantara di TMII
-
Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin Ini Kompak Stabil
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.