Gubernur Bobby Nasution: Thailand Tawarkan Kerja Sama Perfilman dan Pendidikan dengan Sumut
Kamis, 12 Mar 2026, 04:29 WIBMedan - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyatakan, bahwa Kedutaan Besar Kerajaan Thailand menawarkan peluang kerja sama di sektor perfilman dan pendidikan.
"Kita melihat peluang kerja sama dua negara ini, khususnya produksi perfilman dan pendidikan khusus perfilman," ucap Bobby setelah menerima perwakilan Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (11/3).
Hubungan diplomatik yang antara Indonesia dan Thailand, jelas Bobby, telah terjalin sejak lama, dan kini membuka peluang kerja sama lebih luas lagi, termasuk dengan Sumut.
Gubernur mengatakan, potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia menjadikan Sumatera Utara layak menjadi tujuan investasi, termasuk dari Thailand.
"Apalagi kita punya produksi film dengan genre tertentu di Indonesia yang juga menjadi unggulan di Thailand, yakni film horor," tutur Bobby.
Pihaknya juga menyambut baik tawaran program pendidikan tinggi lanjutan, khusus aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.
"Selama ini banyak warga Thailand yang juga menempuh pendidikan di sejumlah kampus di Sumatera Utara," tutur Bobby.
Charge DâAffaires Royal Thai Embassy in Jakarta Hathaichanok Riddhagni Frumau mengapresiasi atas sambutan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.
Ia mengungkapkan, kunjungan ini menjadi langkah awal untuk mengunjungi beberapa kampus, serta komunitas mahasiswa Thailand di Sumatera Utara.
"Kami berterima kasih atas keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan yang diberikan ke mahasiswa Thailand yang menempuh pendidikan di Sumatera Utara," katanya.
"Jadi sebenarnya untuk kerja sama dua negara ini bukan hanya ekonomi saja, tetapi juga pendidikan," papar Riddhagni.
Ia juga menilai, potensi kerja sama disampaikan oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution sangat baik.
Secara geografis, menurutnya, Sumatera Utara memiliki banyak lokasi yang dapat mendukung produksi film, khususnya film bergenre horor.
"Hal ini juga kami nilai sejalan dengan rencana pengembangan pendidikan tinggi dengan konsentrasi studi perfilman ke depan," ungkap Riddhagni.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tak Lagi Jual Bahan Mentah, NTT Genjot Klaster Rumput Laut Bernilai Tambah
-
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Sleman Luncurkan Aplikasi Gandheng ATS Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
-
Bobby Nasution Boyong DPRD Sumut ke Nias, Awasi Langsung Pembangunan dan Kejar Ketertinggalan Daerah
-
5 Fakta Ancaman TPPO di Era Digital dan Tips Aman Mencari Kerja Online
-
Pemkab Tapin Belajar Pengelolaan Pangan dan Tata Kelola Pertanian ke Kabupaten Badung
-
Paus Leo XIV Serukan Damai dan Solidaritas Timur Tengah
-
Resmi 1 Agustus! Ekspor Tuna-Cakalang ke Jepang Bebas Bea Masuk 0%
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.