Tak Disangka, Emil Dardak Naik Panggung di Konser 40 Tahun Kahitna.
Minggu, 06 Sep 2026, 07:07 WIBWakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim)Â Emil Dardak menjadi salah satu kejutan dalam konser perayaan 40 tahun Kahitna, dengan naik ke panggung dan berkolaborasi bersama Hedi Yunus serta Mario Ginanjar membawakan lagu âLajeunganâ, di NICE PIK 2, Jakarta, Sabtu (5/9) malam.
Kemunculan Emil Dardak di tengah rangkaian penampilan Kahitna langsung mendapat sambutan meriah dari para penonton yang dikenal sebagai Soulmate.
Emil hadir sebagai bintang tamu serta ikut bernyanyi dan bergerak mengikuti irama lagu bersama Hedi dan Mario. Penampilan tersebut juga diramaikan oleh para penari yang mengiringi âLajeunganâ.
Kehadiran Emil menjadi kejutan tersendiri, karena namanya tidak masuk dalam daftar bintang tamu utama yang diumumkan sebelum konser. Sebelumnya, Kahitna telah mengumumkan kolaborasi dengan RAN, Monita Tahalea, Arsy Widianto, Niki Becker, dan Tiara Andini.
âLajeunganâ merupakan salah satu lagu yang telah menjadi bagian dari perjalanan musik Kahitna. Lagu tersebut kembali dibawakan dalam perayaan empat dekade grup yang berdiri sejak 1986 itu.
Kolaborasi Emil Dardak dengan Kahitna juga bukan kali pertama. Pada konser âKahitna 2 Tahun Menuju 40â pada 2024, Emil pernah tampil bersama Hedi Yunus dan Mario Ginanjar membawakan âSoulmateâ.
Konser âKAHITNA 40 TAHUN: Di Antara Takkan Tergantinya Cantik & Titik Nadir Mantan Terindahâ digelar oleh Enjoy Live Experience sebagai perayaan perjalanan empat dekade Kahitna di industri musik Indonesia.
Yovie: Kesetiaan jadi hal terindah dalam 40 Tahun Kahitna
Musisi sekaligus pendiri grup musik legendaris Kahitna Yovie Widianto menyebut kesetiaan penggemar dan tim menjadi bagian penting dalam perjalanan Kahitna selama empat dekade di industri musik Indonesia.
Hal itu disampaikan Yovie saat tampil dalam konser âKAHITNA 40 TAHUNâ yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Jakarta, Sabtu. Konser tersebut menjadi perayaan empat dekade perjalanan Kahitna sejak 1986.
âUntuk saya dan teman-teman Kahitna, hari ini istimewa sekali. Enggak terasa bahwa 40 tahun. Saya merasa bukan tadi dibilang lagu bagus atau lagu indah, tapi yang paling indah adalah kesetiaan kalian semua. Terima kasih,â kata Yovie di hadapan penonton.
Yovie mengatakan para penggemar yang dikenal sebagai Soulmate telah menemani lagu-lagu Kahitna dari waktu ke waktu hingga grup tersebut mencapai usia 40 tahun.
Menurut dia, perjalanan panjang Kahitna juga tidak terlepas dari orang-orang yang bekerja di balik panggung. Ia menyebut manajer yang masih sama serta sejumlah kru yang telah bekerja bersama Kahitna selama puluhan tahun.
âRata-rata bekerja mulai dari ada yang 40 tahun, 35 tahun, paling sedikit 25 sampai 15 tahun,â ujarnya.
Yovie menilai keberadaan orang-orang yang terus mendampingi Kahitna menjadi salah satu alasan grup tersebut dapat bertahan dan berkembang selama empat dekade.
âJadi, kenapa Kahitna bisa sebesar ini? Karena ada cinta yang besar dari semua tim-tim, sahabat saya. Bukan hanya karena lagu apa yang kami ciptakan,â katanya.
Konser âKAHITNA 40 TAHUNâ mengusung tema âDi Antara Takkan Tergantinya Cantik & Titik Nadir Mantan Terindahâ.
Konser juga menghadirkan kolaborasi Kahitna bersama sejumlah musisi, yakni RAN, Tiara Andini, Monita Tahalea, Arsy Widianto, dan Niki Becker.
Bagi Yovie, dukungan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Kahitna yang membuat grup musik tersebut dapat terus hadir bersama pendengarnya hingga empat dekade.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para Soulmate yang terus mengikuti perjalanan Kahitna dan menjadikan lagu-lagu mereka bagian dari berbagai fase kehidupan.
Kahitna hadirkan Carlo Saba secara virtual di Konser 40 Tahun
Grup musik legendaris Kahitna menghadirkan sosok mendiang Carlo Saba secara virtual saat membawakan lagu âKatakan Sajaâ dalam konser perayaan 40 tahun Kahitna, di NICE PIK 2, Jakarta, Sabtu (5/9) malam.
Dalam penampilan tersebut, visual Carlo Saba ditampilkan di sisi panggung dan menjadi bagian dari penampilan Kahitna. Kehadiran sosok Carlo yang telah meninggal dunia pada 2023 itu menjadi salah satu momen emosional dalam konser empat dekade perjalanan Kahitna.
Salah satu vokalis Kahitna Mario Ginanjar mengatakan Carlo tetap menjadi bagian dari Kahitna meskipun secara fisik sudah tidak ada.
âKahitna tetap bersembilan, walaupun raganya tak ada, jiwanya, spiritnya Carlo Saba selalu di hati,â kata Mario di atas panggung.
Carlo merupakan salah satu sosok yang mengisi perjalanan panjang Kahitna. Yovie Widianto, salah satu pendiri Kahitna, turut mengenang Carlo sebagai sahabat yang menyemangatinya dalam membesarkan grup tersebut.
âTerima kasih dari sahabat-sahabat saya yang menyemangati saya untuk membesarkan Kahitna, tentu almarhum Carlo Saba,â kata Yovie.
Yovie kemudian mempersembahkan lagu âPermaisurikuâ untuk Carlo. Ia mengatakan lagu tersebut merupakan karya yang diciptakan oleh mendiang sahabatnya.
âKahitna sempat buat lagu seperti ini, diciptakan oleh almarhum Carlo Saba. Judulnya⦠âPermaisurikuâ. This is for you, Carlo!â ujar Yovie.
Yovie mengatakan âPermaisurikuâ lahir ketika Kahitna berada pada era classic disco di Jakarta. Lagu tersebut kemudian dibawakan sebagai bagian dari penghormatan kepada Carlo dalam konser 40 tahun Kahitna.
Konser âKAHITNA 40 TAHUN: Di Antara Takkan Tergantinya Cantik & Titik Nadir Mantan Terindah" turut menghadirkan RAN, Tiara Andini, Monita Tahalea, Arsy Widianto, dan Niki Becker.
- 40 tahun Kahitna
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.