• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Agar Kelancaran Mudik Meng...

Agar Kelancaran Mudik Menggunakan Mobil Listrik Perlu Mencermati Masukan Berikut

Kamis, 12 Mar 2026, 19:14 WIB

JAKARTA -  “Mudik tlah tiba. Mudik tlah tiba.” Ini menjadi testing sejati kekuatan mobil listrik. Mudik menggunakan mobil listrik tetap bisa lancer. Ada baiknya memperhatikan masukan-masukan berikut.Perusahaan ban Hankook Tire Sales Indonesia (HTSI) mengimbau para pemudik yang menggunakan kendaraan listrik agar lebih cermat dalam memilih ban guna memastikan performa kendaraan tetap optimal, terutama saat menempuh perjalanan jarak jauh selama mudik.

National Sales Manager Passenger Car Radial PT HTSI Apriyanto Yuwono mengatakan bahwa persiapan ban sebelum perjalanan jauh memiliki peran yang sama pentingnya dengan memetakan titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Ket. Foto: arus mudik — Sumber: ist

"Ban yang tidak tepat dan tidak dikhususkan untuk penggunaan mobil listrik akan menguras energi baterai," ujar Apriyanto Yuwono dalam keterangan tertulis pada Kamis. Ia menjelaskan bahwa mobil listrik memiliki karakteristik berbeda dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional. Salah satunya adalah bobot baterai yang relatif besar serta torsi instan yang kuat.

Kombinasi tersebut membuat beban kendaraan listrik umumnya lebih berat dibandingkan mobil bermesin pembakaran internal. Kondisi tersebut menjadi semakin menantang saat perjalanan mudik. Beban kendaraan bertambah karena penumpang dan bagasi, sehingga tekanan yang harus ditopang ban juga meningkat selama perjalanan jauh.

Apabila kendaraan listrik menggunakan ban konvensional yang tidak dirancang khusus untuk karakteristik EV, maka berpotensi terjadi peningkatan rolling resistance atau hambatan gulir. Kondisi ini membuat kendaraan harus bekerja lebih keras untuk memutar roda, sehingga konsumsi energi baterai menjadi lebih boros, terutama saat menghadapi kondisi lalu lintas stop-and-go di jalan tol yang padat. Apriyanto menekankan bahwa efisiensi kendaraan listrik tidak hanya bergantung pada kapasitas baterai, tetapi juga pada kondisi komponen kendaraan, termasuk ban.

"Jika efisiensi baterai mulai menurun atau suara ban terdengar lebih bising, itu sinyal bahwa hambatan gulir sudah tidak optimal. Mengganti ke ban khusus mobil listrik yang memang didesain untuk perjalanan jauh seperti jenis ban iON ST AS memberikan daya tahan dan potensi jarak tempuh optimal adalah investasi cerdas untuk keamanan dan kenyamanan keluarga selama libur panjang,” kata dia.

Untuk membantu pemilik kendaraan listrik memaksimalkan efisiensi serta kenyamanan selama perjalanan mudik, HTSI juga membagikan beberapa langkah yang perlu diperhatikan sebelum memulai perjalanan, antara lain:

Memantau kondisi atau “kesehatan” ban

Pemilik kendaraan disarankan melakukan inspeksi visual sekitar dua hingga tiga minggu sebelum perjalanan. Jika efisiensi baterai menurun secara drastis atau suara ban terasa lebih bising dari biasanya, kondisi tersebut dapat menjadi indikasi bahwa hambatan gulir ban sudah tidak optimal.

Gunakan ban khusus mobil listrik

Ban konvensional pada kendaraan listrik berpotensi menyebabkan pemborosan energi karena tidak dirancang untuk menahan beban kendaraan yang lebih berat. Selain itu, mobil listrik juga cenderung mengonsumsi energi lebih besar ketika melaju pada kecepatan tinggi di jalan tol.

Karena itu, penggunaan ban khusus mobil listrik seperti iON ST AS dinilai dapat membantu meningkatkan efisiensi. Ban tersebut dilengkapi teknologi Opti Cure Technology yang dirancang untuk menurunkan hambatan gulir secara signifikan sehingga kendaraan dapat menempuh jarak lebih optimal dan konsumsi energi lebih efisien.

Akurasi tekanan angin dan distribusi beban.

Menyesuaikan tekanan angin ban dengan jenis kendaraan, dimensi ban, serta beban muatan merupakan faktor penting untuk menjaga performa kendaraan selama perjalanan jauh.

Selain itu, penggunaan ban dengan teknologi Round Even Technology dapat membantu menjaga distribusi tekanan yang lebih merata dan meminimalkan keausan ban yang tidak merata, bahkan ketika kendaraan membawa bagasi dalam jumlah lebih besar.

Prioritaskan kenyamanan kabin

Kemacetan panjang selama mudik kerap memicu kelelahan dan stres pengemudi. Pada kendaraan listrik, suara mesin yang minim membuat kebisingan dari ban (road noise) menjadi lebih terasa di dalam kabin.

Karena itu, penggunaan ban yang dilengkapi teknologi "i Sound Absorber Technology" dapat menjadi solusi. Teknologi ini memanfaatkan pola tapak khusus serta lapisan busa untuk meredam suara dari permukaan jalan secara signifikan, sehingga kabin tetap tenang dan perjalanan bersama keluarga menjadi lebih nyaman.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.