Menuju Superhub Ekonomi, Otorita IKN Dorong SDM Unggul lewat Program Beasiswa

Rabu, 11 Mar 2026, 15:20 WIB

PENAJAM PASER UTARA – Penyediaan sumber daya manusia (SDM) lokal yang kompeten menjadi faktor strategis dalam mendukung pengembangan klaster superhub ekonomi di Ibu Kota Nusantara.

Secara analitis, keberadaan SDM yang terampil dan adaptif akan menentukan efektivitas operasional berbagai sektor unggulan yang dirancang tumbuh di kawasan tersebut, mulai dari industri berbasis teknologi, jasa keuangan, hingga ekonomi hijau.

Ket. Foto: Sejumlah warga berjalan saat mengunjungi Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. — Sumber: ANTARA/ Aditya Nugroho

Penguatan kapasitas SDM lokal juga penting agar masyarakat sekitar tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu berperan langsung dalam rantai nilai ekonomi yang berkembang di IKN.

Dengan dukungan pelatihan vokasi, peningkatan keterampilan digital, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan, pengembangan klaster superhub ekonomi diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi baru yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan di kawasan ibu kota baru Indonesia.

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal yang mampu mendukung pengembangan klaster superhub ekonomi IKN di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur lewat program beasiswa sarjana (S1).

"Warga yang tinggal di kawasan sekitar IKN dapat kesempatan kuliah gratis," ujar Juru Bicara OIKN, Troy Pantouw ketika ditanya mengenai pemberdayaan SDM lokal di Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu (11/3).

Program bantuan biaya belajar atau beasiswa tersebut menjadi salah satu langkah memastikan masyarakat sekitar kawasan IKN memiliki akses pendidikan tinggi yang lebih luas.

Peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus pembangunan nasional, dan harus memastikan generasi muda di IKN mendapatkan kesempatan pendidikan yang baik sebagai bekal masa depan.

Program beasiswa S1 bagi masyarakat berdomisili di wilayah delineasi IKN tersebut kerja sama dengan Universitas Brawijaya, beasiswa pendaftaran dilakukan secara daring dan melengkapi dokumen yang dipersyaratkan oleh penyelenggara.

Bantuan biaya belajar diberikan secara penuh, jelas dia, untuk uang kuliah tunggal (UKT) hingga delapan semester serta Iuran Pengembangan Institusi (IPI).

Program beasiswa tersebut menyediakan bidang studi Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pemerintahan, Psikologi, Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Agribisnis, Agroteknologi dan Studi Kehutanan.

"Bantuan biaya belajar ditujukan untuk menyiapkan SDM lokal, yang mampu mendukung pengembangan klaster superhub ekonomi IKN," katanya.

Masyarakat berdomisili di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, serta Kecamatan Samboja, Muara Jawa, Loa Kulu, dan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara dapat mengikuti program beasiswa alias kuliah gratis tersebut, demikian Troy Pantouw.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.