Menko Pangan Jamin Ketersediaan Pangan, Tak Perlu Khawatir Jelang Idul Fitri

Rabu, 11 Mar 2026, 16:10 WIB

JAKARTA – Ketersediaan pangan selama Ramadhan hingga Idul Fitri menjadi faktor krusial untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi.

Ketersediaan yang cukup dapat menekan risiko lonjakan harga, mencegah kelangkaan, dan memastikan konsumsi rumah tangga tetap terjaga, terutama bagi komoditas pokok seperti beras, daging, minyak goreng, dan sayuran.

Ket. Foto: Ilustrasi – Distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). — Sumber: Antara.

Selain itu, pengelolaan distribusi pangan yang efektif turut mendukung daya beli masyarakat sekaligus menjaga inflasi agar tidak melambung tajam selama periode permintaan tinggi.

Sinergi antara pemerintah, produsen, distributor, dan pasar modern maupun tradisional menjadi kunci agar pasokan pangan tetap lancar, harga stabil, dan masyarakat dapat menjalani ibadah serta perayaan Lebaran dengan aman dan nyaman

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan ketersediaan pangan selama Ramadhan hingga Idul Fitri dalam kondisi cukup dengan harga yang relatif terkendali.

“Jadi puasa sampai Lebaran stok pangan kita lebih dari cukup. Tersedia, harga terjangkau,” kata Zulhas usai rapat koordinasi di Jakarta, Rabu (11/3).

Ia menyebut beberapa komoditas pangan memang sempat mengalami kenaikan harga, seperti cabai dan telur, namun kondisi tersebut masih terkendali dan dalam batas harga acuan yang ditetapkan pemerintah.

“Memang ada yang naik, cabai, tapi sekarang sudah cenderung turun. Telur juga tapi masih dalam harga acuan,” ujarnya.

Zulhas juga memastikan konflik di Timur Tengah tidak berdampak terhadap ketersediaan pangan di dalam negeri karena Indonesia tidak bergantung pada impor pangan dari kawasan tersebut.

“Perang Timur Tengah itu soal makanan tidak berdampak kepada kita karena kita tidak ada impor apa pun dari Timur Tengah soal makanan,” ungkap dia.

Selain menjaga stabilitas harga, pemerintah juga mendorong peningkatan produksi pangan dalam negeri untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan minyak global.

Ia menambahkan pemerintah menyiapkan sejumlah proyek pengembangan produksi protein seperti tambak ikan, sistem bioflok, serta pengembangan ayam petelur dan penggemukan ayam.

Pemerintah sebelumnya telah berencana membangun tambak ikan berskala besar seluas sekitar 20.000 hektare di Pulau Jawa, serta mengembangkan tambak di 500 kabupaten/kota. Program tersebut turut diperkuat dengan rencana pembangunan sekitar 2.000 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026.

"Perintah Bapak Presiden produksi pangan kita harus terus ditingkatkan. Tahun ini kita akan besar-besaran bangun untuk protein," tutur Zulhas.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) yang dihimpun Bank Indonesia, rata-rata harga sejumlah komoditas pangan di tingkat provinsi pada Rabu relatif berfluktuasi.

Harga bawang merah ukuran sedang tercatat sekitar Rp43.300 per kilogram (kg) atau turun 0,92 persen dibandingkan sehari sebelumnya, sementara bawang putih ukuran sedang sekitar Rp40.000 per kg atau turun 0,62 persen.

Harga beras relatif stabil, dengan beras kualitas medium I sekitar Rp15.950 per kg atau naik 0,31 persen dibandingkan sehari sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium II sekitar Rp15.800 per kg tercatat tetap.

Sementara itu, harga rata-rata cabai merah besar sekitar Rp44.850 per kg atau naik 4,18 persen dibandingkan sehari sebelumnya dan cabai merah keriting sekitar Rp44.500 per kg atau naik 0,91 persen.

Adapun cabai rawit hijau sekitar Rp54.650 per kg atau naik 5 persen, sedangkan cabai rawit merah sekitar Rp82.850 per kg atau naik 6,77 persen dibandingkan sehari sebelumnya.

Untuk komoditas lain, daging ayam ras segar tercatat sekitar Rp41.550 per kg atau naik 0,24 persen, telur ayam ras sekitar Rp32.850 per kg atau naik 0,92 persen, serta gula pasir premium sekitar Rp19.900 per kg atau naik 0,25 persen dibandingkan sehari sebelumnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.