Jelang Lebaran 2026, Berikut Stok Komoditas Pangan Utama Awal Maret

Senin, 02 Mar 2026, 12:38 WIB

JAKARTA-Pemerintah memastikan ketersediaan dan stabilitas kebutuhan pokok masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 dalam kondisi aman dan terkendali, baik secara nasional maupun di tingkat daerah. 

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menegaskan, berdasarkan data Neraca Pangan dan Proyeksi Produksi hingga April 2026, mayoritas komoditas strategis berada dalam posisi surplus.

Ket. Foto: Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman (kanan) saat meninjau harga komoditas pangan — Sumber: istimewa

Berdasarkan data tersebut, sejumlah komoditas utama bahkan mencatatkan surplus signifikan. Saat ini stok beras nasional mencapai sekitar 3,5 juta ton dan diproyeksikan terus meningkat seiring panen raya serta tren produksi yang naik sekitar 15 persen hingga bulan Maret ini.

“Kalau tren ini bertahan sampai akhir bulan, hampir pasti stok kita tembus 6 juta ton. Ini belum pernah terjadi selama kita merdeka, Kalau konsisten hingga akhir tahun, potensi surplus diperkirakan bisa mencapai sekitar 9 juta ton. Kami pastikan stok beras nasional dalam kondisi surplus. Beras kita sangat kuat menjaga stabilitas pasokan dan harga di masyarakat," kata Mentan Amran, Senin (2/3).

Komoditas lain seperti jagung juga menunjukkan kinerja positif, dengan ketersediaan 10,751 juta ton dan kebutuhan 5,899 juta ton, menghasilkan surplus 4,852 juta ton. Gula konsumsi tercatat surplus 595 ribu ton, cabai besar surplus 74 ribu ton, dan cabai rawit surplus 105 ribu ton.

“Insyaallah, jelang Lebaran 2026 kebutuhan pokok aman. Data neraca pangan menunjukkan kita dalam posisi surplus untuk komoditas utama. Beras kita sangat cukup, jagung cukup, gula konsumsi cukup. Masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Tak hanya itu, beberapa komoditas bahkan telah masuk kategori ekspor. Minyak goreng mencatat surplus 3,556 juta ton, daging ayam surplus 728 ribu ton, telur ayam surplus 349 ribu ton, serta bawang merah surplus 57 ribu ton.

“Minyak goreng kita surplus besar, ayam dan telur juga lebih dari cukup. Ini bukti bahwa produksi dalam negeri kuat dan mampu menopang kebutuhan nasional, bahkan untuk ekspor,” ujarnya.

Mentan Amran menambahkan, pemerintah terus melakukan pengawalan produksi, distribusi, serta penguatan stok di seluruh wilayah, terutama menjelang momentum peningkatan konsumsi saat Ramadan dan Idulfitri.

“Petani kita kawal, penyuluh di lapangan sudah kami kerahkan. Ini kami pantau harian. Jadi, stok ada, produksi jalan, distribusi kita kawal. Target kita sederhana, Lebaran tenang, harga stabil, masyarakat tersenyum,” pungkasnya.

Pasokan Jakarta jadi perhatian

Sebagai pusat konsumsi dan barometer harga nasional, kondisi pasokan di Jakarta turut menjadi perhatian. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan stok kebutuhan pokok di ibu kota dalam kondisi lebih dari cukup.

"Karena kita sebentar lagi menyambut Idul Fitri, kebutuhan utama di Jakarta hal yang menyangkut cabai keriting, daging, beras sekarang ini stoknya lebih dari cukup," ujar Pramono usai menghadiri JIS Ramadan Fest 2026 di Jakarta Utara, Minggu.

Ia menyebut, komoditas daging selama ini kerap menjadi perhatian setiap menjelang Lebaran. Namun untuk tahun ini, situasinya terkendali.

"Yang selalu jadi persoalan di Jakarta adalah masalah daging. Alhamdulillah sekarang stok daging aman," ucapnya.

Pramono juga menegaskan, berdasarkan pemantauan harga di pasar-pasar utama Jakarta, belum terjadi lonjakan signifikan.

"Kalau kita pantau, kita lihat dari semua harga-harga di pasar-pasar utama yang di Jakarta, kenaikannya belum terjadi dan mudah-mudahan tidak terjadi. Dan saya tetap memantau, mudah-mudahan inflasinya juga terpantau dengan baik," katanya.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini menunjukkan kesiapan menyambut Idulfitri 2026 dengan kondisi pasokan yang kuat, distribusi yang terjaga, serta harga yang tetap stabil. Pemerintah optimistis momentum Ramadan dan Lebaran tahun ini dapat dilalui dengan tenang, tanpa gejolak pasokan maupun lonjakan harga yang meresahkan masyarakat.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.