Jusuf Kalla: Serangan AS-Israel ke Iran Dapat Bikin Harga Minyak Dunia Naik, BBM di RI Bisa Langka
Minggu, 01 Mar 2026, 19:42 WIBJAKARTA - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla alias JK memandang serangan Amerika Serikat bersama Israel kepada Iran bisa membuat harga minyak dunia naik hingga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia langka.
âTentu harga minyak naik. Pasti, itu pertama,â ujar JK di Jakarta, Minggu (1/3).
Ia menilai harga minyak bisa meningkat karena akses impor minyak dari Timur Tengah yang melewati Iran terputus.
âYa kita biasanya mengimpor minyak dari Timur Tengah karena kita kekurangan. Sekarang pasti stop. Jadi, ekonomi kita akan terkena di situ,â katanya.
Ia menjelaskan suplai tersebut kemungkinan berhenti karena Iran turut menyerang Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab, hingga Arab Saudi.
âIran menyerang Kuwait, Doha (Qatar, red.), dan Dubai (UEA, red.) karena di situ ada pangkalan Amerika. Efeknya ke negara itu. Nah itu yang akan terjadi semua. Satu hari ini kelihatan belum terasa, tetapi satu minggu akan terasa,â ujarnya.
Oleh sebab itu, dia mengingatkan pemerintah Republik Indonesia untuk berhati-hati karena bila serangan terhadap Iran terus berlangsung hingga sebulan ke depan, maka berdampak pada stok BBM di Indonesia.
âRata-rata persediaan kita tiga minggu. Jadi, setelah itu mungkin masih ada di Singapura. Akan tetapi, suplai dari Saudi, Iran, ataupun Kuwait itu sekarang pasti terputus,â katanya.
Sebelumnya, Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Pada kesempatan berbeda, Presiden AS Donald Trump menyatakan militer AS telah memulai operasi tempur besar-besaran di Iran.
Salah satu serangan AS dengan Israel berupa tujuh roket yang menghantam Teheran dan dekat dengan kediaman Ayatollah Ali Khamenei.
Kemudian, Iran meluncurkan serangan roket terhadap Israel, dan sejumlah target lain di Qatar, Uni Emirat Arab hingga Bahrain.
Adapun Kementerian Luar Negeri RI mengatakan Presiden Prabowo Subianto siap bertolak ke Iran untuk memfasilitasi dialog demi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif.
Pada 1 Maret 2026, pihak pemerintah Iran mengonfirmasi tewasnya Ali Khamenei, dan menyatakan masa berkabung 40 hari serta libur kerja selama seminggu. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Petugas Haji Diminta Tidak Pamer saat Berdinas di Tanah Suci
-
Doktor ITS Kembangkan Model Ergonomis untuk K3 Konstruksi
-
Pemprov Harap Warga Lebih Banyak Naik Angkutan Umum
-
Keselamatan Meningkat, DPR RI Apresiasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026
-
IHSG Awal Pekan Menguat di Tengah "Wait and See" Arah Suku Bunga BI
-
Tahukah Ada 6 Provinsi yang Sangat Rawan Kebakaran Hutan
-
Liga Italia dan Liga Inggris Hadirkan Laga-laga Sengit
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.