Kemenperin: Industri Tekstil dan Alas Kaki Siap Penuhi Kebutuhan Masyarakat saat Idulfitri
Selasa, 10 Mar 2026, 15:57 WIBJAKARTA â Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan kesiapan industri manufaktur menghadapi lonjakan permintaan masyarakat menjelang Idulfitri 2026. Di antaranya tekstil dan produk tekstik (TPT) serta alas kaki, dengan kapasitas produksi memadai untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik.
Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan kapasitas produksi nasional industri manufaktur saat ini berada dalam kondisi optimal. Menurut dia, koordinasi intensif dengan para pelaku usaha dan asosiasi industri telah dilakukan secara menyeluruh.
âMomentum Ramadan dan Idulfitri selalu diikuti peningkatan konsumsi produk tekstil dan alas kaki,â ujar dia, Selasa (10/3). âBerdasarkan koordinasi kami dengan pelaku usaha dan asosiasi industri, kapasitas produksi nasional saat ini berada dalam kondisi optimal dan siap memenuhi kebutuhan tersebut,â ujar Agus di Jakarta, Selasa (10/3).
Pada 2025, industri tekstil dan produk tekstil mencatat pertumbuhan mencapai 3,55 persen. Sektor padat karya ini juga berkontribusi signifikan terhadap produk domestik bruto nasional sebesar 0,97 persen.
Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin, Rizky Aditya Wijaya, menyampaikan fungsi sosial ekonomi industri TPT. Menurut dia, penyerapan tenaga kerja pada sektor manufaktur ini mencapai 3,96 juta orang per Agustus 2025.
Ini berarti naik dibandingkan dengan data per Februari 2025 yang sebanyak 3,76 juta orang. âHal ini membuktikan industri tekstil masih menjadi tulang punggung utama penyerapan tenaga kerja,â ujar dia.
Menurut Rizky, pemerintah melakukan langkah strategis melalui monitoring kapasitas produksi serta penguatan pasokan bahan baku industri. Koordinasi distribusi dan logistik juga diperkuat guna memastikan kelancaran barang sampai ke tangan konsumen.
Sedangkan pengawasan terhadap praktik impor pakaian bekas ilegal kini diperketat untuk melindungi pelaku industri kecil menengah. âIni penting untuk menjaga keberlangsungan industri tekstil nasional serta memberikan ruang lebih besar kepada produk dalam negeri,â ujar dia.
Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) melaporkan peningkatan produksi busana muslim dan kain sarung sejak awal 2026. âPermintaan terhadap pakaian anak hingga sepatu kasual juga mengalami kenaikan menjelang Idulfitri,â kata dia. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Ikuti Gerakan Ayah Antar Anak, Bupati Kudus Antarkan Putrinya ke Sekolah
-
Nuno Borges Berkeinginan Kuat Adang Sinner
-
Rancangan Umum Sementara Program 2027 Kota Bogor Dirilis
-
Chelsea Ultimatum Manchester City: Bayar 2,5 Triliun Rupiah atau Lupakan Enzo Fernandez
-
Siap Hadapi Kekeringan! Bendungan Raksasa di Aceh Ini Disiapkan Hadapi El Nino
-
Imbas ASN Ditangkap Pakai Sabu, Pemkab Aceh Barat Perketat Tes Urine Mendadak
-
'Kami Ingin Perang Darat': Iran Telah Habiskan Puluhan Tahun untuk Menyambut Invasi Darat AS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.