Itera Mengembangkan Alat Deteksi Dini Tingkat Kecemasan

Rabu, 22 Jul 2026, 23:07 WIB

Bandarlampung - Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengembangkan PhysioAnx, inovasi alat bantu skrining tingkat kecemasan berbasis respons fisiologis tubuh yang mampu memberikan deteksi dini kondisi kecemasan secara lebih objektif, cepat, dan non-invasif.

"Inovasi tersebut kini memasuki tahap validasi implementasi sebagai bagian dari proses hilirisasi riset menuju pemanfaatan di masyarakat," kata Rektor Itera, Prof. Elfahmi, sebagaimana dikonfirmasi di Bandarlampung, Selasa.

Ket. Foto: Rektor Itera Prof. Elfahmi mencoba inovasi yang dikembangkan yakni alat bantu skrining tingkat kecemasan berbasis respons fisiologis tubuh. Provinsi Lampung, Selasa (22/7/2026). — Sumber: Antara

Ia menyampaikan bahwa PhysioAnx diharapkan menjadi inovasi Itera yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta menjadi langkah awal kampus ini dalam menghadirkan produk teknologi kesehatan yang siap dihilirisasikan.

"Ini merupakan sebuah langkah maju dan terobosan sebagai awal bagi Itera untuk menghasilkan lebih banyak inovasi," katanya.

Ia menambahkan, sejalan dengan semangat yang disampaikan Presiden Prabowo, kemajuan suatu negara ditopang oleh sains dan teknologi. Karena itu, hasil riset perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi harus dapat diproduksi dan dimanfaatkan untuk mendukung layanan kesehatan.

"Kami menilai teknologi sensor yang dikembangkan dalam PhysioAnx berpotensi menjadi fondasi bagi pengembangan berbagai perangkat biomedis lainnya di Itera," kata dia.

PhysioAnx bekerja dengan mengukur detak jantung, suhu kulit, dan konduktansi kulit yang berkaitan dengan aktivitas sistem saraf otonom saat seseorang mengalami kecemasan.

Dalam waktu sekitar satu menit, sistem mengolah data fisiologis secara real-time untuk menghasilkan gambaran awal tingkat kecemasan sebagai informasi pendukung bagi psikolog, konselor, maupun tenaga kesehatan.

"Alat ini bukan perangkat diagnosis, melainkan sarana skrining awal yang mendukung proses pemeriksaan oleh tenaga profesional," ujarnya.

Ketua Peneliti PhysioAnx, Rudi Setiawan, S.T., M.T., menjelaskan bahwa inovasi tersebut dikembangkan sejak 2024 bersama mitra industri PT Entri Jaya Makmur di Solo.

"Pengembangan PhysioAnx merupakan kolaborasi antara akademisi, industri, dan masyarakat sebagai pengguna. Harapannya, inovasi ini tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga menjadi produk yang bermanfaat sebagai pendukung skrining kecemasan," kata dia.

Ia mengatakan dalam proses pengembangannya, PhysioAnx telah diuji pada 275 subjek melalui 573 kali pengukuran menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebagai pembanding.

"Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi, presisi, recall, dan F1-score di atas 96 persen serta nilai Cohen's Kappa sebesar 0,932. Capaian tersebut menjadi dasar untuk melanjutkan validasi implementasi pada lingkungan yang lebih luas," kata dia.

  • Inovasi Teknologi

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.