Dompet Dhuafa Sukses Gelar Konser Sunyi 'Ruang Temu', Tawarkan Refleksi Batin Lewat Headphone
Selasa, 10 Mar 2026, 12:47 WIBJAKARTA - Dompet Dhuafa menghadirkan kegiatan refleksi spiritual bertajuk "Ruang Temu" sebagai bagian dari rangkaian program Ramadan Kalcer 2026. Acara tersebut dirancang sebagai ruang jeda bagi masyarakat untuk menata hati sekaligus merenungkan perjalanan spiritual selama bulan Ramadan.
Kegiatan itu digelar pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan. Mengusung konsep konser sunyi atau silent concert, para peserta mengikuti seluruh rangkaian acara menggunakan headphone sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima secara lebih personal.
Dalam kegiatan tersebut hadir psikolog sekaligus penceramah Aisyah Dahlan dan musisi Panji Sakti. Perpaduan refleksi spiritual dan alunan musik akustik menciptakan suasana hening yang membuat peserta larut dalam pengalaman yang lebih mendalam.
Para peserta mengikuti rangkaian acara dengan khidmat sambil menyimak pesan reflektif yang disampaikan Aisyah Dahlan. Di saat yang sama, mereka juga menikmati alunan musik khas Panji Sakti yang menghadirkan nuansa tenang dan syahdu.
Suasana tersebut menghadirkan ruang bagi peserta untuk menjernihkan pikiran sekaligus menata kembali hati di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari. Konsep konser sunyi yang diusung juga memberikan pengalaman berbeda dibandingkan kegiatan Ramadan pada umumnya.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini terlihat dari tiket yang habis terjual lebih dari 400 lembar. Peserta yang hadir berasal dari kalangan donatur Dompet Dhuafa maupun masyarakat umum yang tertarik mengikuti pengalaman refleksi spiritual tersebut.
Acara dibuka dengan pembacaan Kalam Ilahi yang menghadirkan suasana khidmat di awal kegiatan. Setelah itu, Direktur Resource & Mobilization Dompet Dhuafa Etika Setiawanti menyampaikan sambutan dalam sesi yang disebut sebagai Ruang Sambut.
"Ini merupakan next level dari donor activation Dompet Dhuafa yang memberikan makna yang berbeda, dan manfaat yang berbeda dari yang biasa kita lakukan. Kami mengapresiasi seluruh donatur yang sudah hadir dan sponsor yang juga mendukung acara ini," ujar Etika.
Kegiatan Ruang Temu mengusung tema besar âAda Ruang untuk Tenang di Siniâ. Tema tersebut diangkat untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya proses melepaskan beban batin serta menemukan ketenangan dalam kehidupan.
Menurut Aisyah Dahlan, setiap orang perlu berani menyadari dan mengungkapkan hal-hal yang selama ini dipendam. Ia menilai keberanian tersebut merupakan langkah awal untuk mencapai keikhlasan dalam menghadapi berbagai peristiwa kehidupan.
"Maka tadi saya juga sharing untuk menjadi ikhlas dengan 3M: Mengakui, Melepaskan atau Mengangkat dan Meminta. Mudah-mudahan itulah salah satu ikhtiar bagaimana kita bisa sampai di level menerima sebuah peristiwa dan kita kembali menyerahkannya kepada Allah Taala," ujar Aisyah.
Pada sesi penutup acara, Panji Sakti tampil membawakan sejumlah lagu dengan petikan gitar khasnya. Alunan musik yang lembut menghadirkan suasana hening yang membuat peserta semakin larut dalam refleksi diri.
Ketika Panji membawakan lagu Kepada Noor, suasana ruangan berubah menjadi lebih hangat. Para peserta ikut menyanyikan bagian lagu tersebut secara bersama-sama sehingga menciptakan momen kebersamaan yang kuat.
Kegiatan ini juga memiliki tujuan sosial karena seluruh dana yang diperoleh dari penjualan tiket akan dialokasikan untuk membantu para penyintas di wilayah Sumatra. Kolaborasi antara Panji Sakti dan Aisyah Dahlan disebut sebagai bentuk kolaborasi kebaikan yang memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Untuk saudara-saudaraku di Sumatra, semoga Allah anugerahkan kesabaran dan keikhlasan. Semoga saya bisa ke sana dan menyambangi teman-teman serta beraktivitas bersama mereka," ujar Panji Sakti.
Panji juga menyebut pertunjukan tersebut menjadi salah satu konser sunyi terbesar yang pernah ia tampilkan. Jumlah peserta yang mencapai lebih dari 400 orang bahkan disebutnya sebagai rekor baru dalam konsep konser serupa.
"Kami sudah melakukan berkali-kali konser sunyi pakai headphone dan ini pecah rekor bagi kami pribadi. Penonton terbanyak, lebih dari 400 orang, jadi ini hari yang luar biasa," katanya.
Salah satu peserta bernama Ida Ruspita mengaku merasakan ketenangan setelah mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi pengingat penting bagi setiap orang untuk terus mengingat Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
"Sangat membuat kita damai, ketika kita terus mengingat Allah dengan banyak berzikir dan mengingat pencipta kita. Jadi jangan sampai itu meninggalkan kita," ujar Ida.
- filantropi
- Dompet Dhuafa
- konser amal
- DMC Dompet Dhuafa
- Event Ramadan
- Event Ramadan Jakarta
- Konser Sunyi
- Konser Ruang Temu
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
UEFA: Italia Terancam Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Eropa 2032 Jika Stadion Tak Dibenahi
-
PBB Sahkan Resolusi Perbudakan Transatlantik Jadi Kejahatan Kemanusiaan
-
Presiden Tegaskan MBG Jalan Terus Meski Ada Efisiensi Anggaran
-
Hore! Ada Diskon Tarif Tol 30 Persen dari Jasa Marga, Pastikan Tanggalnya Ya!
-
Temani Momen Buka Puasa, Joyday Luncurkan Varian Es Krim Baru di Ramadan 2026
-
Isu Energi Global Memanas, DEN Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tetap Tenang
-
Presiden Tegaskan MBG Bisa Jadi Penopang Ekonomi Masyarakat Bawah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.