Beijing Copot Tiga Jenderal dari Badan Penasihat Politik

Rabu, 04 Mar 2026, 02:40 WIB

BEIJING - Badan penasihat politik tertinggi Tiongkok menurut media pemerintah telah memberikan suara untuk mencopot tiga jenderal, sepekan setelah sembilan pejabat militer dipecat dari badan legislatif.

Beijing telah meningkatkan upaya pembersihan besar-besaran terhadap para pejabat militer beberapa hari sebelum ribuan delegasi dari seluruh negeri bertemu untuk pertemuan politik tahunan sesi kedua yang dimulai pada Rabu (4/3).

Ket. Foto: Xi Jinping — Sumber: AFP/JESSICA LEE

Sidang serentak antara badan legislatif tertinggi Tiongkok, Kongres Rakyat Nasional (NPC), dan badan penasihat politik terpisah, Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok (CPPCC), akan diadakan selama sepekan.

Menurut laporan Xinhua pada Senin (2/3), Komisi Politik Rakyat Tiongkok (CPPCC) memberikan suara dalam rapat komite tetap untuk mencopot pensiunan jenderal militer Han Weiguo, Liu Lei, dan Gao Jin.

Meskipun secara teori mereka dapat mengajukan banding atas putusan tersebut, keputusan seperti itu biasanya bersifat final.

CPPCC juga memberikan suara untuk mencopot dua anggota lainnya. Tidak ada alasan yang disebutkan bagi pencopotan itu. Sepuluh anggota lainnya sebelumnya secara resmi dicopot menyusul pemungutan suara untuk mendepak mereka.

Pemungutan suara ini dilakukan setelah Kongres Rakyat Nasional (NPC) mencabut 19 delegasinya pada Kamis (26/2), termasuk sembilan pejabat militer. Pemberhentian pekan lalu juga termasuk menargetkan Menteri Manajemen Darurat, Wang Xiangxi, dan kepala pengadilan militer Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), Liu Shaoyun.

Presiden Xi Jinping telah meluncurkan upaya besar-besaran untuk memberantas korupsi di semua tingkatan Partai Komunis Tiongkok dan negara sejak berkuasa lebih dari satu dekade lalu, dengan kampanye tersebut terutama menargetkan militer dalam beberapa tahun terakhir.

Bulan lalu, Xi memuji perjuangan militer melawan korupsi dalam sebuah pengakuan langka atas praktik korupsi, beberapa pekan setelah Beijing meluncurkan penyelidikan terhadap jenderal tertingginya.

Kementerian Pertahanan Beijing mengatakan pada Januari lalu bahwa mereka sedang menyelidiki Zhang Youxia, wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC) yang berpengaruh, serta Liu Zhenli, kepala staf departemen staf gabungan CMC, yang mengawasi perencanaan pertempuran.

"Penahanan Zhang Youxia adalah penangkapan puncak dari serangkaian pembersihan terbesar dalam sejarah Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok," tulis para ahli dari Pusat Studi Strategis dan Internasional dalam sebuah catatan.

Setelah pencopotan tersebut kini hanya satu jenderal yang tersisa di CMC, yang biasanya memiliki enam perwira dengan pangkat tersebut.

Menurut para ahli, mengingat banyaknya kekosongan jabatan di jajaran pimpinan Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok, akan sangat sulit bagi Tiongkok untuk melancarkan kampanye militer besar-besaran dalam waktu dekat. AFP/I-1

  • xi jinping
  • mao zedong

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.