Coppa Italia: Inter Milan Incar Double Winners, Como Siap Bendung Ambisi Nerazzurri

Selasa, 03 Mar 2026, 09:00 WIB

MILAN- Inter Milan melanjutkan perburuan dua gelar domestik (double winners) saat bertandang ke markas Como pada leg pertama semifinal Coppa Italia, Rabu (4/3) dini hari WIB. Laga di Stadio Sinigaglia ini akan menentukan siapa yang melangkah ke final dua leg, menghadapi pemenang duel antara Lazio atau Atalanta.

Meski baru saja kembali merasakan pahitnya kompetisi Eropa, tersingkir dari Liga Champions usai kalah dari Bodo/Glimt di babak playoff, Inter masih berada di jalur emas di kompetisi domestik. Di Serie A, Nerazzurri praktis sudah menggenggam Scudetto.

Ket. Foto: Ilustrasi selebrasi pemain Inter Milan. — Sumber: AFP

Tim besutan Cristian Chivu tak terkalahkan dalam 15 laga liga terakhir dan menyapu bersih delapan pertandingan terkini. Akhir pekan lalu, mereka bangkit dari kekecewaan Eropa dengan menundukkan Genoa. Federico Dimarco membuka keunggulan lewat sepakan first-time terarah, sebelum Hakan Calhanoglu memastikan kemenangan melalui titik putih.

Inter terakhir kali meraih double winners domestik pada tahun 2006, lalu mencatat treble bersejarah bersama Jose Mourinho pada tahun 2010. Kini, peluang mengulang capaian langka itu kembali terbuka. Setelah menyingkirkan Venezia dan Torino, Inter mengincar final Coppa Italia—gelar yang terakhir mereka raih pada 2023. Musim lalu, langkah mereka terhenti di semifinal oleh rival sekota, AC Milan.

Berbeda dengan tetangganya yang sarat sejarah, Como tengah menikmati periode emas. Dua tahun setelah kembali ke kasta tertinggi, klub berjuluk Lariani itu kini bersaing untuk tiket Eropa.

Kemenangan beruntun atas Juventus yang mereka kalahkan dua kali musim ini dengan skor 2-0, dan Lecce menjaga momentum tim. Tasos Douvikas, Jesus Rodriguez, dan Marc-Oliver Kempf menjadi penentu kemenangan terakhir mereka.

Perjalanan Como ke semifinal terbilang panjang. Mereka lebih dulu menyingkirkan Sudtirol dan Sassuolo, lalu mencuri kemenangan tandang atas Fiorentina. Di perempat final, Como menumbangkan juara bertahan Napoli lewat adu penalti dramatis 7-6. Kiper Jean Butez menjadi pahlawan dengan menggagalkan eksekusi Stanislav Lobotka, membawa klub ke semifinal Coppa Italia pertama dalam 40 tahun.

Pelatih muda berbakat, Cesc Fabregas yang sempat coba direkrut Inter musim panas lalu—mengusung gaya permainan berbasis penguasaan bola. Meski sempat dihajar 0-4 di San Siro pada Desember, Como diprediksi tetap bermain terbuka melawan rival Lombardy mereka.

Inter masih tanpa kapten sekaligus top skor liga, Lautaro Martinez, yang dibekap cedera betis. Chivu kemungkinan memilih dua dari Francesco Pio Esposito, Marcus Thuram, dan Ange-Yoan Bonny di lini depan.

Alessandro Bastoni kembali tersedia usai menjalani skorsing dan berpeluang menggantikan Carlos Augusto di trio bek. Di bawah mistar, Josep Martinez bisa diberi kesempatan menggantikan Yann Sommer. Sementara Calhanoglu dan Denzel Dumfries siap tampil sejak awal setelah pulih dari cedera.

Di kubu tuan rumah, kreativitas banyak bertumpu pada Nico Paz yang telah mencatatkan 15 kontribusi gol di Serie A musim ini. Assane Diao juga telah kembali bermain, meski Martin Baturina dan Jayden Addai masih dibayangi masalah kebugaran.

Perkiraan Susunan Pemain

Como (4-2-3-1):

Butez; Smolcic, Ramon, Carlos, Valle; Perrone, Da Cunha; Vojvoda, Paz, Rodriguez; Douvikas

Inter Milan (3-5-2):

Martinez; Bisseck, Akanji, Bastoni; Henrique, Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan, Dimarco; Thuram, Esposito

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.