Alcaraz Siap Lanjutkan Dominasi di Indian Wells

Selasa, 03 Mar 2026, 06:52 WIB

INDIAN WELLS, AS - Petenis Spanyol Carlos Alcaraz tak diragukan lagi akan menjadi favorit dalam ajang Indian Wells Masters 1000. Turnamen Masters 1000 pertama musim 2026 itu resmi dimulai Rabu (4/3) waktu setempat. Namun, unggulan teratas tersebut mendapat bye di babak pertama dan baru akan menjalani debutnya di California pada akhir pekan depan.

Petenis Spanyol itu membuka musim dengan gemilang. Dia mengangkat trofi di Australian Open serta turnamen ATP 500 Doha, menegaskan statusnya sebagai pemain paling konsisten di awal tahun. Dengan modal tersebut, Alcaraz tak ingin memberi celah sedikit pun kepada para rivalnya. Ini terlebih dia memiliki rekam jejak impresif di Indian Wells. Dia meraih gelar juara pada tahun 2023 dan 2024 menjadi bukti kuat dominasinya di gurun California.

Ket. Foto: Carlos Alcaraz dari Spanyol memukul bola balasan melawan Arthur Fils dari Prancis selama pertandingan final tunggal putra di turnamen tenis Qatar Open di Doha. — Sumber: Karim JAAFAR / AFP

Dalam edisi terakhir, petenis 22 tahun asal Murcia itu sebenarnya difavoritkan kembali naik podium, apalagi tanpa kehadiran rival utamanya, Jannik Sinner. Namun langkahnya terhenti di semifinal oleh Jack Draper. Saat itu kondisinya belum sepenuhnya prima, tecermin dari tersingkirnya pada putaran kedua Miami Open oleh veteran Belgia, David Goffin.

Kini, Alcaraz tampil jauh lebih matang. Perkembangannya dalam setahun terakhir signifikan, baik secara teknis maupun mental. Dia bahkan telah memperlebar jarak lebih dari 3.000 poin atas Sinner di peringkat ATP, sehingga hampir pasti bertahan di posisi teratas setidaknya hingga rangkaian turnamen tanah liat dimulai.

Mantan bintang tenis Amerika Serikat, Sam Querrey, tanpa ragu menjagokan Alcaraz. “Carlos Alcaraz, satu-satunya kompetisi nyata baginya adalah Jannik Sinner. Itu pun kini menjadi tanda tanya setelah Carlos menaikkan levelnya lewat gelar di Melbourne dan Doha,” ujarnya kepada Tennis Channel.

Untuk sektor putri, Querrey menilai Elena Rybakina tengah tampil impresif, namun kedalaman persaingan membuat prediksi lebih sulit dibandingkan di sektor putra. Sementara itu, kabar berbeda datang dari Dubai. Juara ATP 500 Dubai, Daniil Medvedev, dilaporkan dalam kondisi aman meski belum bisa meninggalkan kota tersebut akibat pembatalan penerbangan. Sejumlah pemain terpaksa tertahan setelah situasi mencekam sempat terjadi pada malam hari.

“Untung, semuanya baik-baik saja. Banyak teman mengirim pesan khawatir. Itu malam yang liar. Kami tidak banyak tidur,” ujar Medvedev. Dia menggambarkan suasana langit malam yang dipenuhi kilatan cahaya dan dentuman keras mejadi pengalaman menegangkan. Bersama tim dan keluarganya, dia sempat menunggu di area resepsionis hotel sebelum kembali ke kamar untuk beristirahat.

Masalah utama kini adalah perjalanan menuju Indian Wells. Dengan penerbangan dibatalkan, Medvedev dan sejumlah pemain lain masih menunggu kepastian jadwal baru. Petenis Russia itu bahkan sempat berseloroh tentang kemungkinan menggelar turnamen kecil di Dubai sambil menunggu situasi membaik.

Medvedev memastikan gelar di Dubai tanpa harus memainkan partai final karena lawannya, Tallon Griekspoor, mundur akibat cedera hamstring. Gelar tersebut menjadi trofi keduanya di kota yang sama, sekaligus mengakhiri catatan 22 gelar di lokasi berbeda.

Untuk saat ini, keselamatan menjadi prioritas utama. Para pemain berharap dapat segera terbang ke California, melanjutkan persiapan menuju salah satu turnamen paling prestisius di awal musim.ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.