Ajang “Art Toys Indonesia” Catat Potensi Transaksi USD1 Juta di Korsel
Minggu, 09 Agu 2026, 18:23 WIBSEOUL - Partisipasi kreator Indonesia dalam Urban Break & Toy Con Seoul 2026 mencatat potensi transaksi mencapai USD1 juta. Nilai tersebut meningkat dibandingkan keikutsertaan Indonesia pada 2025 yang mencatat potensi transaksi sebesar USD500 ribu.
Pameran art toys tersebut berlangsung di Coex, Seoul, Korea Selatan (Korsel) pada 30 Juli-2 Agustus 2026. Partisipasi Indonesia menjadi langkah untuk memperluas akses pasar art toys sekaligus mendorong ekspor sektor jasa ke Korea Selatan.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, menyebut partisipasi tersebut memperluas akses pasar art toys. Menurut dia, lonjakan potensi transaksi menunjukkan produk dan jasa kreatif Indonesia semakin dikenal serta mampu bersaing di pasar global.
âPartisipasi Indonesia dalam Urban Break & Toy Con Seoul 2026 untuk memperluas akses pasar art toys sekaligus mendorong ekspor jasa ke Korea Selatan. Lonjakan potensi transaksi ini menunjukkan produk dan jasa kreatif semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar global,â ujar dia di Jakarta, Minggu (9/8).
Partisipasi Indonesia merupakan hasil sinergi Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, ITPC Busan, dan Artistry Rights Kollektive. Paviliun Indonesia seluas 60 meter persegi menampilkan karya 21 kreator yang lolos kurasi ketiga pihak tersebut.
Karya yang ditampilkan meliputi art toys atau mainan desainer dan mainan koleksi atau collectible toys. Karya tersebut memiliki nilai estetika tinggi serta diciptakan khusus sebagai koleksi dan memiliki perlindungan kekayaan intelektual.
Sedikitnya 400 buyer potensial bertemu dengan para kreator Indonesia selama pameran berlangsung. Para kreator memperkenalkan karya serta kekayaan intelektual dan jasa pembuatan art toys kepada calon mitra.
Pendiri Artistry Rights Kollektive sekaligus salah satu peserta pameran, Stevanus Lianto, mengapresiasi dukungan pemerintah bagi seniman art toys Indonesia. Menurut dia, partisipasi tersebut menjadi pengalaman bagi kreator dalam menghadapi ekspektasi calon mitra.
âKami sangat berterima kasih atas dukungan pemerintah bagi seniman art toys. Sangat menantang saat bertemu calon mitra, karena mereka memiliki ekspektasi tinggi dan kami harus mengelola ekspektasi mereka,â ujar dia.
Duta Besar RI untuk Republik Korea, Cecep Herawan, menyampaikan dukungan KBRI Seoul terhadap promosi karya Indonesia di Korea Selatan. Menurut dia, industri kreatif berperan penting dalam mempererat kemitraan strategis kedua negara.
âIndustri kreatif memiliki peran penting dalam mempererat kemitraan strategis. Termasuk di sektor industri kreatif kedua negara untuk memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi,â ujar dia.
Kepala ITPC Busan, Husodo Kuncoro Yakti, menekankan pentingnya promosi yang lebih terarah dan berkelanjutan. âPameran ini menjadi jembatan bagi seniman Indonesia untuk mempelajari preferensi dan pasar Korea Selatan,â ujar dia.
Husodo mengatakan partisipasi Indonesia dapat mendongkrak nilai ekspor jasa sekaligus mendorong pengembangan dan komersialisasi kekayaan intelektual lokal. Menurutnya, keikutsertaan tersebut juga menciptakan peluang kerja sama jangka panjang bagi industri kreatif nasional.
Urban Break & Toy Con Seoul 2026 merupakan festival seni rupa urban dan pameran art toys terbesar di Korea Selatan. Festival tersebut memadukan budaya pop, grafiti, dan mainan serta menghadirkan lebih dari 100 seniman dari 15 negara. ils/I-1
- Kemendag
- Art Toys
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Evakuasi Seekor Sapi yang Tercebur ke Dalam Sumur di Gunungkidul
-
Investasi Triliunan Masuk KEK, Tapi Warga Masih Sepi Kerja! DPR: Ini Gagal!
-
Australia Mendeteksi Kasus Pertama Strain H5 Flu Burung yang Sangat Menular, Mengancam Satwa Endemik
-
Produksi Alat dan Mesin Pertanian untuk Perkuat Ketahanan Pangan
-
Pemkot Makassar: Sejumlah Negara Jajaki Kerja Sama Komoditas dan Pariwisata Sulsel.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.