Pemerintah Diminta Dengarkan Laporan Masyarakat soal MBG
Senin, 02 Mar 2026, 03:08 WIBSEMARANG - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI meminta pemerintah, khususnya Presiden, untuk mendengarkan laporan masyarakat mengenai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lapangan.
âKalau saya mengikuti media sosial dan kebetulan juga mengecek di sekolah memang kami prihatin ya,â kata Wakil Ketua Komite I DPD RI Muhdi di Semarang, Minggu (1/3).
Keprihatinannya didasari atas sejumlah hal, yakni makanan yang disajikan jauh dari bayangan makanan yang bergizi, sebagaimana ingin dipenuhi pemerintah lewat program MBG. âKarena kalau kita lihat makanannya itu roti yang standar bawah. Kalaupun ada buah ya kelasnya pisang misalkan, lalu kacang kadang-kadang. Ada paling telur satu kadang-kadang,â katanya.
Menurut dia, persoalan tersebut menimbulkan pertanyaan apakah Badan Gizi Nasional (BGN) tidak memberikan panduan makanan yang dibagikan, khususnya pada bulan puasa ini.
Khusus pada bulan puasa, ia mengingatkan bahwa siswa sekolah dasar (SD) sudah mulai berlatih puasa, tetapi tetap diberikan makanan sehingga mengganggu, apalagi datangnya pagi hari.
âSaya kira perlu dipertimbangkan. Perlukah kalau bulan puasa diberikan atau perlukah dengan cara yang lain? misalkan kalau banyak masyarakat dengan uang aja sudah,â katanya.
Ia berharap, satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) jangan mempermainkan program MBG dengan memberikan menu yang justru tidak memenuhi nilai gizi yang dipersyaratkan.
Sebab, kata Muhdi yang juga Ketua PGRI Jawa Tengah itu, kepercayaan masyarakat akan turun luar biasa terhadap pelaksanaan program MBG yang sebenarnya tujuannya baik.
Dampak lain, kata dia, akhirnya banyak makanan MBG yang tidak termakan oleh siswa sehingga terbuang mubazir.
Berkaitan dengan banyak laporan masyarakat terkait menu MBG yang didapatkan anaknya tidak sesuai standar, ia berharap, Presiden untuk mendengarkan.
âApalagi kalau lihat medsos itu kan ngeri betul sekarang. Dan kepada Pak Presiden saya berharap Bapak harus melihat realitas ini. Jangan hanya misalkan mendengar dari kepala BGN-nya saja yang mengatakan lele utuh dan sebagainya,â katanya.
Tentunya, kata dia, masyarakat sekarang lebih kritis melaporkan apa yang mereka alami, termasuk menyangkut program MBG yang didapatkan anaknya sehingga bisa dijadikan sebagai masukan.
Senator asal Jateng itu berharap, pemerintah melakukan evaluasi atau penataan ulang program MBG agar sesuai tujuan dan sesuai dengan sasaran.
Standar Kualitas
Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas mengingatkan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di seluruh Indonesia untuk menjaga kehigienisan dan gizi program MBG. âKita harus memastikan seluruh bahan makanan yang masuk benar-benar higienis dan memiliki kandungan gizi yang baik. Ini menyangkut kesehatan anak-anak kita,â ujar Ibas dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Selain itu, dia mengatakan proses pencucian hingga pengeringan wadah makan yang digunakan dalam distribusi MBG harus diperhatikan.
Menurut dia, faktor kebersihan peralatan makan juga menjadi bagian krusial dalam menjaga keamanan pangan MBG. âBukan hanya makanannya yang harus sehat, melainkan wadahnya juga harus steril. Proses pencucian dan pengeringan harus benar-benar diawasi karena ini bagian penting untuk mencegah risiko kesehatan,â katanya.
Sementara dalam momentum Ramadan, dia mengingatkan agar penyesuaian menu menjadi makanan kering tidak boleh mengurangi standar kualitas program. âMeskipun selama Ramadhan menunya berbeda, porsi, kandungan gizi, dan penggunaan anggaran harus tetap sesuai standar. Semua harus termonitor dengan baik, termasuk proses pengiriman makanan agar aman sampai ke siswa. Jangan sampai terjadi hal-hal yang merugikan seperti keracunan makanan,â katanya mengingatkan.Ant/S-2
- MBG
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Layanan Bus Trans Palu Dihentikan Sementara, Ada Apa di Balik Keputusan Pemkot?
-
Capaian realisasi program MBG di Jawa Timur
-
Pemkot Gelar Jakarta Selatan Funwalk 2025
-
MBG Ciptakan 600 Ribu Lapangan Kerja dan Dongkrak Ekonomi Lokal
-
Persagi: MBG Tumbuhkan Pola Makan Sehat Anak
-
Ekonomi Biru Dipacu Lewat MBG, UMKM Perikanan Didorong Masuk Lautan Bisnis
-
Pertama Kali, Pemkot Surabaya Gelar Job Fair Khusus Disabilitas - Sediakan 285 Lowongan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.