ITS – Akademi Angkatan Laut Jajaki Pengembangan Pusat Studi Perang Drone
Kamis, 26 Feb 2026, 16:46 WIBSURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Akademi Angkatan Laut (AAL) dalam pengembangan Pusat Studi Perang Drone sebagai upaya memperkuat kemandirian teknologi pertahanan nasional. Penjajakan tersebut dilakukan dalam agenda courtesy visit jajaran AAL di Ruang Rektor ITS, Gedung Rektorat ITS, Kamis (26/2).
Pada kesempatan ini, Rektor ITS Bambang Pramujati menyampaikan bahwa kunjungan dari AAL ini merupakan peluang kolaborasi yang luar biasa bagi ITS. âApalagi ITS memiliki banyak dosen dan tenaga ahli yang berkecimpung di dunia drone,â ungkap Bambang.
Lebih lanjut, Bambang menyebutkan bahwa ITS juga memiliki kompetensi dan fasilitas yang mendukung dalam peluang kerja sama ini. âKita memiliki banyak tim riset untuk mendukung pengembangan teknologi, seperti robotika, otomotif, dan sebagainya,â tutur Guru Besar Teknik Mesin ITS ini.
Sementara itu, Sekretaris Lembaga (Seklem) AAL Laksamana Pertama TNIÂ Asep Iwa Soemantri menegaskan bahwa teknologi drone harus terus dikembangkan di Indonesia, terutama untuk bidang pertahanan. Sebab, menurutnya, teknologi pertahanan nasional tanpa awak seperti ini sangat efisien.
Lebih lanjut, lelaki yang akrab disapa Iwa itu menegaskan bahwa fungsi strategis penggunaan drone tidak hanya digunakan untuk militer atau bidang pertahanan. Namun juga bisa diterapkan fungsinya pada sektor lainnya. âSektor-sektor lain seperti pertanian juga memerlukan drone,â tambahnya.
Ia mengungkapkan bahwa penjajakan peluang kerja sama antara ITS dengan AAL ini memungkinkan pengembangan teknologi yang lebih baik, khususnya di bidang militer. Menurut Iwa, ITS dipilih untuk kerja sama pembukaan pusat studi perang drone ini karena ITS dianggap sangat kuat dalam bidang teknologi. âApalagi lokasi ITS dengan AAL juga dekat sehingga mudah untuk berkoordinasi nantinya,â ucapnya.
Usai melakukan diskusi penjajakan kerja sama di Gedung Rektorat ITS, Iwa juga berkesempatan untuk memberikan kuliah tamu di hadapan para mahasiswa Departemen Teknologi Informasi ITS mengenai pembentukan karakter kader pemimpin di Auditorium Tower 2 ITS. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal kerja sama strategis ITS dengan AAL, khususnya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul.Â
Peluang kerja sama antara ITS dengan AAL ini dapat mewujudkan komitmen ITS dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya pada poin ke-9 terkait Industri, Inovasi dan Infrastruktur serta poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Selain itu, pelaksanaan kuliah tamu dari AAL ini mendukung poin ke-4 terkait Pendidikan Berkualitas.Â
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Mahasiswa ITS Kembangkan Alat Pendeteksi Kebakaran Listrik Hi-VITS
-
UMKM Lebak Melek Legalitas, Sudah Puluhan Ribu Pelaku Kantongi NIB
-
UMKM Jadi Tumpuan Baru Lebak untuk Menekan Angka Kemiskinan
-
Orang Harus Memiliki Energi yang Cukup Setiap Hari
-
ITS Sinergikan Energi Angin dan Surya untuk Tingkatkan Pertanian
-
Mahasiswa ITS Kembangkan Sistem Informasi Geografis Web untuk Identifikasi Wilayah Rawan Demam Berdarah
-
Wamen Ekraf Ajak Aktor “Fast and Furious” Sung Kang Jelajahi Jakarta di Malam Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.