- Home
-
- Luar Negeri
-
- Wabah Parasit Siklosporias...
Wabah Parasit Siklosporiasis Makin Mengganas di AS, Infeksi Tembus 10.000 Kasus
Kamis, 06 Agu 2026, 16:52 WIBWASHINGTON DC - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mencatat lebih dari 10.000 kasus infeksi siklosporiasis secara nasional sejak 1 Mei hingga 3 Agustus 2026, menurut lembaga tersebut.
"Kasus yang ditemukan di AS pada 1 Mei - 3 Agustus 2026: Kasus yang dikonfirmasi laboratorium sebanyak 10.468 kasus," kata CDC pada Selasa (4/8).
Pada 4 Agustus, The Washington Post melaporkan bahwa kasus siklosporiasis yang terkait dengan selada iceberg yang dikirim dari Meksiko telah tercatat di 15 negara bagian AS, menjadikan wabah 2026 sebagai yang terbesar sejauh ini.
Sebelumnya, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Michigan pada Senin (3/8) mengatakan dua orang meninggal akibat infeksi siklosporiasis di negara bagian tersebut.
Siklosporiasis umumnya tidak mengancam jiwa dan dapat diobati dengan antibiotik.
Wabah siklosporiasis lebih sering terjadi pada musim semi dan musim panas. Patogen penyebab siklosporiasis menyebar melalui buah-buahan segar, sayuran, atau air yang terkontaminasi.
Siklosporiasis adalah penyakit gastrointestinal yang disebabkan parasit mikroskopis Cyclospora dan biasanya banyak terjadi di Amerika Serikat pada 1 Mei hingga 31 Agustus.
Pada 2026, jumlah kasus siklosporiasis di Amerika Serikat sudah empat kali lebih tinggi dibanding pada 2025. Ant
Berita Terkait:
-
Sukses Raih Best Foundation 2026, Animate Beauty Bagikan Tips Pilih Complexion Sesuai Undertone
-
Wamendagri Bima Desak Pemda Gaspol Kolaborasi untuk Percepat Pembangunan KDKMP
-
KAI Daop Yogya Pastikan Perjalanan Kereta Aman Pascagempa Kemarin
-
Menhub: Pemerintah Alokasikan Rp883,4 Miliar untuk Stimulus Transportasi Nataru 2026
-
Aggota Dewan DKI Minta Transjakarta Dievaluasi Menyeluruh Imbas Kecelakaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.