- Home
-
- Luar Negeri
-
- Perang Makin Mematikan, 33...
Perang Makin Mematikan, 330 Anak Sudan Tewas Hanya dalam 6 Bulan
Selasa, 07 Jul 2026, 15:23 WIBKHARTOUM - Sedikitnya 330 anak tewas atau terluka di Sudan dalam enam bulan pertama 2026, dengan wilayah Darfur dan Kordofan mencatat tingkat korban anak tertinggi, demikian disampaikan Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF).Â
"Anak-anak di seluruh Sudan terus menanggung dampak terburuk dari perang yang kian mematikan," kata UNICEF dalam sebuah siaran pers, Senin (6/7).
Situasi di El Obeid dan sekitarnya, di Negara Bagian Kordofan Utara, sangat mengkhawatirkan, dengan serangan drone dan serangan lainnya dilaporkan telah mengakibatkan lebih dari 35 anak menjadi korban sejak Mei lalu, termasuk sedikitnya 18 anak tewas, sebut UNICEF.
Serangan drone menyebabkan 60 persen dari jumlah korban itu, masih kata UNICEF, diperkirakan 500.000 warga sipil berada dalam risiko di wilayah tersebut.
"Bagi banyak anak, tidak ada lagi tempat yang aman ... anak-anak tidak boleh menjadi sasaran," kata Perwakilan UNICEF untuk Sudan, Sheldon Yett, seperti dikutip UNICEF.
UNICEF mendesak semua pihak untuk melindungi warga sipil dan infrastruktur sipil, serta memungkinkan akses kemanusiaan yang aman, cepat, dan tanpa hambatan.
Sejak konflik pecah pada April 2023 antara Angkatan Bersenjata Sudan dan paramiliter Pasukan Pendukung Cepat, hampir 5 juta anak Sudan telah menjadi pengungsi, menurut siaran pers UNICEF pada pertengahan April.
Sekitar 4,2 juta anak diperkirakan akan mengalami malnutrisi akut tahun ini, dan sekitar 8 juta anak putus sekolah, imbuh UNICEF. Ant
Berita Terkait:
-
Resmi Dibuka, DXI 2026 Perkuat Ekosistem Olahraga Petualangan
-
Jadwal Semifinal Piala Italia: Inter Milan Jamu Como, Atalanta Kontra Lazio
-
Taklukkan Persita 3-0, Persijap Lolos dari Ancaman Degradasi Usai
-
Bupati Mahulu Optimistis Cetak Sawah 141 Hektare Rampung pada 2026.
-
Ancaman Verstappen Hengkang Picu Kekhawatiran di Formula 1
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.