Kedelai Makin Mahal, Pemerintah Siap Suntik Subsidi Perajin Tempe
Selasa, 06 Okt 2026, 13:55 WIBJAKARTA â Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso membuka opsi pemberian subsidi untuk membantu meringankan beban perajin tempe di tengah kenaikan harga kedelai.
Budi mengatakan, harga rata-rata nasional untuk komoditas kedelai berada di kisaran Rp13.200 per kilogram atau naik dibandingkan sebelumnya yang berada di sekitar Rp12.000 per kilogram.
"Harga kedelai kan sekarang, saya cek di SP2KP kan Rp13.200-an ya kalau enggak salah dari Rp12.000 kan. Tadi kami juga udah komunikasi dengan Kemenko Pangan," kata Budi di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (6/10).
Budi menyampaikan, masalah kenaikan harga kedelai telah dikomunikasikan dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Pemerintah selanjutnya akan menggelar rapat untuk membahas langkah yang dapat dilakukan guna meringankan beban perajin tempe.
Menurut dia, salah satu opsi yang pernah diterapkan pemerintah adalah memberikan subsidi. Namun keputusan mengenai skema bantuan tersebut masih menunggu pembahasan dan arahan pimpinan.
"Kalau dulu kan pernah dikasih subsidi ya. Nanti kita tunggu arahan pimpinan, apakah subsidi atau apa. Tapi sudah komunikasi," ujarnya.
Ia mengatakan, pemerintah perlu mencari solusi agar kenaikan biaya bahan baku tidak semakin membebani perajin tempe dan pada akhirnya berdampak terhadap harga produk yang dibayarkan konsumen.
"Kita harus bisa bagaimana meringankan para perajin tempe dan sebagainya, biar harganya murah dan terjangkau," jelas Budi.
Budi menambahkan, kenaikan harga kedelai tidak terlepas dari kondisi perdagangan global, termasuk perkembangan harga minyak.
Meski demikian, pemerintah akan membahas langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha perajin tempe.
Ia menekankan bahwa keputusan pemberian subsidi belum ditetapkan dan masih akan dibahas dalam rapat koordinasi pemerintah.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kuota PLTS Atap Diminta Dihapus, Transisi Energi Jangan Dipasung
-
DAMRI Siapkan 25 Bus untuk Layani Arus Mudik Lebaran 2026 di Sultra
-
Menkop Dorong LPS Koperasi Masuk RUU Perkoperasian, Lindungi Simpanan Anggota
-
STIP Indonesia Perkuat Sinergi Internasional Melalui Kunjungan Strategis Delegasi KLCSM dan KMOU Korea Selatan
-
Antisipasi Kebakaran Lahan dan Kekeringan, Pemkot Cirebon Optimalkan Call Center 112
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.