Playoff Liga Champions: Atalanta Jalani Misi Sulit, Dortmund Datang ke Bergamo dengan Keunggulan Dua Gol

Rabu, 25 Feb 2026, 09:00 WIB

BERGAMO — Atalanta dihadapkan pada ujian berat demi menjaga asa di Liga Champions. Tertinggal dua gol dari leg pertama, klub asal Bergamo itu menjamu Borussia Dortmund pada leg kedua play-off, Kamis (26/2) dini hari WIB.

Kekalahan 0-2 di Jerman pekan lalu membuat La Dea harus mendaki “gunung” terjal jika ingin melaju ke babak 16 besar. Pemenang laga ini akan menghadapi salah satu dari Arsenal atau Bayern Munich.

Ket. Foto: Ilustrasi pertandingan Atalanta vs Borussia Dortmund. — Sumber: AFP

Meski Atalanta menutup fase liga dengan dua poin dan dua peringkat lebih baik dibanding Dortmund sehingga berhak atas keuntungan kandang, performa mereka di Signal Iduna Park jauh dari meyakinkan. Gol dari Serhou Guirassy dan Maximilian Beier memberi wakil Jerman kendali penuh.

Ironisnya, kekalahan itu kontras dengan performa domestik Atalanta. Tim asuhan Raffaele Palladino melaju impresif sepanjang Februari, memastikan tiket semifinal Coppa Italia dan terus merangsek naik di klasemen Serie A. Mereka belum terkalahkan di kompetisi domestik sepanjang tahun kalender ini, dengan delapan kemenangan dan dua hasil imbang.

Akhir pekan lalu, Atalanta bahkan menumbangkan juara bertahan lewat kemenangan dramatis atas Napoli. Dua gol sundulan babak kedua dari Mario Pasalic dan Lazar Samardzic menjaga peluang finis empat besar tetap terbuka.

Namun, untuk membalikkan agregat di Eropa, mereka harus mencatatkan comeback bersejarah. Sejak 2019, saat Liverpool secara ajaib menyingkirkan Barcelona, belum ada tim yang lolos fase gugur Liga Champions setelah kalah dua gol atau lebih pada leg pertama.

Di kubu tamu, Dortmund juga menunjukkan mentalitas bangkit. Beberapa jam sebelum Atalanta menang atas Napoli, Die Schwarzgelben mencuri hasil imbang 2-2 kontra RB Leipzig lewat gol penyeimbang telat dari Fabio Silva.

Tim asuhan Niko Kovac kini tertinggal delapan poin dari Bayern di Bundesliga dan akan menghadapi rival klasik tersebut pada Der Klassiker akhir pekan ini. Meski demikian, reputasi Eropa Dortmund tak bisa dipandang sebelah mata. Finalis dua musim lalu dan juara 1997 itu selalu melaju ke 16 besar dalam enam dari tujuh musim terakhir.

Secara historis, Dortmund memenangi seluruh 10 duel UEFA ketika unggul dua gol pada leg pertama. Mereka juga pernah menyingkirkan Atalanta dengan agregat 4-3 di Liga Europa 2017-18. Meski demikian, rekor tandang ke Italia tidak sepenuhnya meyakinkan: lima kekalahan dari delapan kunjungan terakhir.

Musim ini pun mereka dua kali kebobolan empat gol pada laga tandang Liga Champions, melawan Manchester City dan Juventus, menjadi peringatan bahwa tiket 16 besar belum sepenuhnya aman.

Dari sisi skuad, Atalanta masih kehilangan Giacomo Raspadori dan Charles De Ketelaere. Sementara itu, Guirassy menjadi andalan Dortmund dengan empat gol di kompetisi musim ini dan total 24 kontribusi gol dari 23 penampilan Liga Champions, hanya kalah dari legenda klub Marco Reus (37).

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.