Liga Champions: Atalanta Tantang Raksasa Jerman, Bayern Munich Datang dengan Rekor Mengerikan

Senin, 09 Mar 2026, 08:15 WIB

ROMA - Pertarungan menuju perempat final Liga Champions akan dimulai di Bergamo ketika Atalanta menjamu Bayern Munich dalam leg pertama babak 16 besar, Rabu (11/3) dini hari WIB.

Pertandingan ini mempertemukan dua tim dengan perjalanan berbeda menuju fase gugur. Bayern melaju langsung ke babak 16 besar lewat performa impresif di fase liga, sementara Atalanta harus melalui jalur playoff dramatis setelah menyingkirkan raksasa Jerman lainnya, Borussia Dortmund.

Ket. Foto: Ilustrasi pertandingan Bayern Munich vs Atalanta. — Sumber: AFP

Atalanta memastikan tiket ke babak 16 besar melalui salah satu comeback paling dramatis musim ini. Wakil Italia itu sempat tertinggal dua gol pada leg pertama playoff, tetapi mampu membalikkan keadaan pada leg kedua di Bergamo.

Dalam laga yang berlangsung menegangkan, Atalanta berhasil menyamakan agregat sebelum Dortmund kembali membuat skor menjadi 3-3. Namun pada masa injury time babak kedua, tuan rumah mendapatkan hadiah penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Lazar Samardzic. Gol tersebut memastikan kemenangan agregat dan mengantarkan La Dea ke babak 16 besar.

Sebagai satu-satunya wakil Italia yang tersisa di Liga Champions musim ini, Atalanta memiliki reputasi yang semakin kuat di kompetisi Eropa. Klub Bergamo itu juga datang dengan status juara Liga Europa 2024.

Namun catatan mereka di fase gugur tidak selalu konsisten. Selain kemenangan 4-1 bulan lalu, Atalanta kalah enam kali dalam tujuh laga terakhir di babak eliminasi, dengan rata-rata kebobolan dua gol per pertandingan.

Performa domestik mereka juga mulai menurun. Tim asuhan Raffaele Palladino hanya meraih satu poin dari dua laga Serie A terakhir dan bermain imbang 2-2 melawan SS Lazio pada leg pertama semifinal Coppa Italia.

Akhir pekan lalu, Atalanta hampir menelan kekalahan saat menjamu Udinese. Mereka tertinggal dua gol sebelum akhirnya menyamakan skor lewat dua sundulan striker Italia Gianluca Scamacca pada menit-menit akhir pertandingan.

Kini Atalanta kembali ke panggung Eropa dengan catatan cukup baik melawan klub Jerman. Dari 14 pertemuan sebelumnya, mereka hanya kalah tiga kali, termasuk kemenangan bersejarah atas Bayer Leverkusen di final Liga Europa musim lalu. Namun menghadapi Bayern Munich jelas menjadi tantangan yang jauh lebih berat.

Berbeda dengan Atalanta yang sedang inkonsisten, Bayern Munich tampil sangat dominan musim ini. Tim asuhan Vincent Kompany mencatatkan 35 kemenangan dari 40 pertandingan di semua kompetisi, dengan hanya dua kekalahan.

Di Liga Champions, satu-satunya tim yang mampu mengalahkan Bayern sejauh ini adalah Arsenal. Sementara juara bertahan Paris Saint-Germain dan pemenang Piala Dunia Antarklub Chelsea berhasil mereka kalahkan di fase liga.

Secara historis, Bayern memang dikenal semakin berbahaya di fase gugur. Dalam 12 laga terakhir babak 16 besar Liga Champions, raksasa Bavaria itu memenangkan 10 pertandingan.

Produktivitas gol mereka juga luar biasa. Bayern sudah mencetak 92 gol di Bundesliga musim ini dan hanya terpaut sembilan gol dari rekor jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah liga dengan sembilan pertandingan tersisa.

Die Roten juga sedang dalam performa terbaik setelah memenangkan enam laga terakhir di semua kompetisi. Selain memimpin klasemen Bundesliga dan memburu trofi Meisterschale, Bayern juga telah mencapai semifinal DFB-Pokal.

Pada laga terakhir, Bayern menundukkan Borussia Monchengladbach dengan skor 4-1 meski tanpa striker utama Harry Kane. Gol-gol dari Luis Diaz, Jamal Musiala, Konrad Laimer, dan Nicolas Jackson menjadi pemanasan ideal sebelum bertandang ke Italia.

Kane sendiri diperkirakan sudah bisa kembali tampil. Penyerang timnas Inggris itu memiliki kontribusi luar biasa di Liga Champions dengan keterlibatan langsung dalam 33 gol dari jumlah pertandingan yang sama bersama Bayern sejak musim 2023/2024.

Atalanta masih harus kehilangan beberapa pemain penting. Bek muda Giorgio Scalvini menjalani skorsing UEFA, sementara Charles De Ketelaere masih menepi akibat cedera lutut. Kreativitas De Ketelaere sangat penting bagi Atalanta, setelah ia mencatat enam kontribusi gol dan menciptakan 20 peluang sepanjang fase liga.

Sementara itu, gelandang Ederson berpeluang kembali memperkuat tim, dan kapten Marten De Roon diprediksi kembali ke starting XI setelah diistirahatkan pada laga terakhir.

Di kubu Bayern, kondisi kapten Manuel Neuer masih diragukan setelah mengalami masalah kebugaran dalam dua pertandingan terakhir. Bek sayap Alphonso Davies serta Hiroki Ito juga masih belum tersedia.

Dengan performa menyerang yang luar biasa dan pengalaman panjang di Liga Champions, Bayern jelas datang sebagai favorit. Namun Atalanta telah berulang kali membuktikan bahwa mereka mampu menciptakan kejutan besar di panggung Eropa.

Leg pertama di Bergamo ini pun diprediksi menjadi duel terbuka yang sarat gol, sekaligus ujian besar bagi ambisi Atalanta untuk melanjutkan kisah sukses mereka di Liga Champions musim ini.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.