Impor Udang Vaname 120 Ton Lewat Kawasan Berikat, KKP Minta Industri Utamakan Produksi Lokal

Rabu, 19 Agu 2026, 19:46 WIB

JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meminta industri pengolahan, eksportir, dan importir udang untuk memprioritaskan penggunaan udang vaname produksi dalam negeri. Imbauan ini disampaikan menyusul masuknya 120 ton udang vaname asal Ekuador melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada Juni 2026.

Plt. Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Erwin Dwiyana menjelaskan, importasi tersebut dilakukan melalui fasilitas Kawasan Berikat sehingga belum diberlakukan kewajiban larangan dan pembatasan berupa Persetujuan Impor.

Ket. Foto: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meminta industri pengolahan, eksportir, dan importir udang untuk memprioritaskan penggunaan udang vaname produksi dalam negeri — Sumber: istimewa

“KKP tidak menerbitkan Rencana Kebutuhan Impor (RKI) untuk udang vaname dimaksud. Importasi tersebut dilakukan melalui fasilitas Kawasan Berikat,” ungkap Erwin di Jakarta, Rabu (19/8).

Berdasarkan hasil koordinasi KKP dengan Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, serta Badan Karantina Indonesia, udang impor tersebut masuk sebagai bahan baku industri pengolahan. Hasil pemeriksaan Badan Karantina Indonesia menyatakan seluruh udang vaname asal Ekuador itu negatif White Spot Syndrome Virus (WSSV).

KKP: Lindungi Budi Daya dan Daya Saing Industri

KKP memastikan pemanfaatan udang vaname impor dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan untuk mendukung keberlanjutan usaha udang nasional. 

Namun KKP mendorong agar industri mengutamakan bahan baku lokal dengan memperhatikan mutu, volume, kontinuitas pasokan, dan spesifikasi industri.

“Langkah ini penting untuk memperkuat penyerapan produksi dalam negeri, menjaga keberlanjutan usaha budi daya, dan mendukung daya saing industri pengolahan udang nasional,” tegas Erwin.

Erwin menambahkan, mata rantai usaha udang sangat luas mulai dari pembenihan, pakan, budi daya, pengolahan, hingga ekspor. Karena itu pemenuhan bahan baku industri perlu dikelola seimbang agar tidak mengganggu produksi budi daya dalam negeri.

KKP mengapresiasi masukan dari asosiasi pembudi daya terkait dampak importasi terhadap usaha budi daya nasional. Masukan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam memperkuat kebijakan komoditas udang. KKP juga menyambut dukungan asosiasi pengolahan untuk memperkuat sinergi hulu-hilir dan mengoptimalkan penyerapan udang vaname dalam negeri.

Ekspor Udang Masih Jadi Komoditas Andalan

Udang merupakan salah satu komoditas ekspor perikanan utama Indonesia. Dalam 5 tahun terakhir, rata-rata nilai ekspor udang mencapai USD1,93 miliar dengan volume 229,25 ribu ton.

Pemerintah berkomitmen menjaga kinerja ekspor tersebut melalui peningkatan produktivitas, penguatan mutu dan ketertelusuran, perluasan pasar ekspor, serta perlindungan terhadap keberlanjutan usaha budi daya nasional.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Dopamine Land Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hiburan Multisensori

Festival Pacu Jalur 2026 di Kuansing Dibuka Plt Gubernur Riau, Ini Jadwal Lengkapnya!

FLONA 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Pamerkan Kekayaan Flora-Fauna Nusantara

PLN Berhasil Pulihkan Keseluruhan Sistem Kelistrikan Flores Pasca Gempa M7,7

Pertamina Tambah Fasilitas Dermaga Jetty di Terminal BBM Manggis Bali, Amankan Pasokan BBM Bali-Nusra

PT KAI dan KCIC Gelar Program EduTrain bagi 81 Anak Panti Asuhan

Gubernur Pramono Lantik 7 Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

Satu Dekade EMOS Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Indonesia

Pemkot Kembali Gelar Bandung Great Sale 2026

Bank Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia lewat GATF 2026, Bidik Transaksi Travel Nasabah

Pemkot Bandung Upayakan Akses Air Bersih bagi Warga Cihanja

Bareskrim Polri Ungkap 5 Kasus Perdagangan Orang dengan Modus Pengantin Pesanan

Pemkot Bandung Segera Tanam Kembali Pohon di Jalan RE Martadinata

Sequis Life Dorong Perempuan Wirausaha Perkuat Fondasi Finansial dan Jaringan Bisnis

MPR Tegaskan Hari Konstitusi Bukan Sekadar Seremonial

Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Tahura Raden Soerjo, Begini Tata Cara Reschedule Tiket!

Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

Kabar Gembira! Anggota DPR Desak Pemerintah Realisasikan Sekolah SD-SMP Gratis Sesuai Amanat Putusan MK

Bimo/Arlya Tersingkir di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Fokus dan Mental Jadi Evaluasi Utama

Pullman Jakarta Central Park Gandeng Alethea Sposa Hadirkan Koleksi Mooncake Eksklusif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.