Dukung Usaha Lokal, Pemkab Karawang Libatkan 100 UMKM di Bazar Ramadhan
Minggu, 22 Feb 2026, 14:15 WIBKARAWANG â Ramadhan selalu jadi momen emas bagi pelaku UMKM. Permintaan meningkat, bazar bermunculan, dan masyarakat lebih aktif berbelanja, terutama untuk kebutuhan berbuka dan persiapan Lebaran.
Karena itu, fasilitasi UMKM di bulan puasa bukan sekadar program rutin, tapi langkah strategis agar pelaku usaha kecil bisa benar-benar merasakan lonjakan ekonomi musiman ini.
Bentuk fasilitasi bisa beragam, mulai dari penyediaan lapak gratis atau terjangkau, kemudahan perizinan, promosi bersama, hingga dukungan pemasaran digital.
Dengan dukungan yang tepat, UMKM tak hanya kebagian âramaiâ-nya saja, tapi juga mampu meningkatkan omzet dan memperluas jangkauan pasar.
Pada akhirnya, ketika UMKM bergerak, ekonomi lokal ikut berputar. Ramadhan pun bukan cuma soal peningkatan konsumsi, tetapi juga momentum pemberdayaan usaha kecil agar naik kelas secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menghadirkan sekitar 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam Bazar Ramadhan 1447 Hijriah di Lapangan Karangpawitan.
"Bazar Ramadhan ini berlangsung selama sepuluh hari, mulai 21 Februari hingga 2 Maret 2026," kata Bupati Karawang Aep Syaepuloh di Karawang, Jawa Barat, Minggu (22/2).
Sekitar 100 pelaku UMKM terlibat dalam kegiatan bazar, yang diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang kebutuhan saat menunaikan ibadah puasa.
Para pelaku UMKM tidak hanya bergerak dalam bidang kuliner karena, menurut dia, bazar ini juga melibatkan UMKM Kriya dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Karawang.
Aep mengatakan Bazar Ramadhan kali ini merupakan bentuk keberpihakan Pemerintah Kabupaten Karawang kepada para pelaku UMKM untuk terus berkembang.
"Kegiatan ini bukan hanya berbicara soal bazar sebagai seremonial, tetapi menekankan arah kebijakan yang jelas, yakni perputaran ekonomi rakyat harus diperkuat dari bawah," katanya.
Ia mengatakan momentum kegiatan tersebut menjadi peluang strategis untuk mengakselerasi konsumsi masyarakat sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.
"Jadi bagi masyarakat kami mencari hidangan untuk berbuka puasa, tidak usah jauh-jauh tinggal datang saja ke Lapangan Karangpawitan Insya-Allah semuanya ada," katanya.
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Karawang menargetkan nilai transaksi dalam kegiatan Bazar Ramadhan selama sepuluh hari ke depan mencapai Rp2,5 miliar, dengan target pengunjung sebanyak 3.000 pengunjung per hari.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jatim Siapkan Revolusi Layanan, TransJatim Akan Dikendalikan Sistem Transportasi Cerdas
-
Tak Kunjung Membaik, Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Ketiga di Dunia, Jangan Lupa Pakai Masker!
-
1.176 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah
-
Iran Setuju Mengundang Kembali Inspektur Badan Energi Atom Internasional untuk Pelucutan Nuklir
-
Kebakaran Hari Ini: Rumah di Permukiman Padat Jelambar Jakbar Terbakar, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Lelah di Pengungsian, Warga Lebanon Berbondong-bondong Datang untuk Pulang
-
20 Pelaku UMKM Penyandang Disabilitas di Malang Didorong Naik Kelas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.