Dirut Bulog Pastikan Stok Beras Aman hingga Lebaran
Minggu, 22 Feb 2026, 05:10 WIBJAKARTA - Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan pasokan beras selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) puasa Ramadan hingga Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam kondisi aman dengan stok mencapai 3,2 juta ton.
Rizal mengatakan secara nasional, stok beras yang ada di gudang Bulog saat ini mencapai sekitar 3,2 juta ton, yang mana stok tersebut terus bertambah melalui program serapan gabah beras petani di dalam negeri.
"Kalau beras, alhamdulillah masih 3,2 juta ton. Bahkan sekarang (stoknya) nambah, sampai dengan hari ini sudah nambah lebih kurang sekitar 100.000 ton," kata Rizal di Jakarta, Sabtu (21/2).
Ia menyebutkan dalam satu bulan terakhir pada periode Januari, tambahan stok cadangan beras pemerintah (CBP) tercatat sekitar 100.000 ton. Ketersediaan itu dinilai sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sepanjang Ramadhan dan Idul Fitri 2026.
"Alhamdulillah ini berkat kerja sama dari seluruh para petani maupun teman-teman yang ada di lapangan untuk menyerap gabah-gabah para petani, yang kami olah menjadi beras," ujar Rizal.
Selain beras, Bulog juga memastikan distribusi Minyakita berjalan sesuai ketentuan terbaru pemerintah terkait skema Domestic Market Obligation (DMO) sebesar 35 persen. Penyaluran kini dilakukan langsung oleh BUMN Pangan, termasuk Bulog tanpa melalui distributor, sehingga distribusi lebih terkendali dan efisien.
Minyakita disalurkan langsung dari gudang Bulog ke pasar-pasar Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) dengan harga Rp14.500 per liter dari gudang dan dijual kepada masyarakat sesuai HET Rp15.700 per liter.
"Skema ini memberikan margin yang wajar bagi pengecer sekaligus menjaga harga tetap stabil di tingkat konsumen," tambah Rizal.
Bulog telah mulai menyalurkan Minyakita secara langsung sejak 1 Januari 2026. Saat ini, stok yang disiapkan mencapai 30.000 kiloliter per bulan
Selama Ramadhan hingga Idul Fitri 2026, Bulog menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan distribusi komoditas strategis, khususnya beras dan Minyakita ke pasar-pasar SP2KP di seluruh Indonesia guna menjaga keterjangkauan harga serta menjamin kecukupan pasokan bagi masyarakat.
- Stok Beras
- Dirut Bulog
- lebaran
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
DPR Tegaskan Institusi Pendidikan Tinggi Bukan Ruang Transaksi
-
Rumah Kontraktor di Bengkulu Digeledah KPK, Tiga Koper Dokumen Dibawa Penyidik.
-
Irigasi Jabar Terbengkalai, DPRD Desak Pemprov Berani Terobos Sekat Kewenangan
-
Saat Ratusan Ribu Warga Bersatu Padu dalam Semarak Kemerdekaan
-
Taekwondo Indonesia Harumkan Merah Putih di 2026 China Open, Tampil Gemilang di Hunan.
-
Hari Pelanggan Nasional 2026, ParagonCorp Turun Langsung Temui Pelanggan di Berbagai Daerah
-
Bukan Sekadar Festival! Cianjur Fest 2026 Jadi Arena 2.800 UMKM Cari Cuan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.