Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas Sebut Harga Daging hingga Telur Ayam di Merauke Stabil

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 08:55 WIB | Oleh: Tim Penulis

Dia menegaskan penguatan distribusi dan cadangan pangan terus dilakukan agar pasokan di wilayah timur Indonesia tetap terjaga.

Badan Pangan Nasional memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan cadangan pangan pemerintah di Papua Selatan dalam kondisi aman.

"Kami juga mengintensifkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, Kios Pangan, serta fasilitasi distribusi pangan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen, khususnya menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” bebernya.

Ia menambahkan, sinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha pangan menjadi kunci dalam menjaga keterjangkauan harga serta mencegah gejolak pasokan di wilayah yang memiliki tantangan logistik cukup besar.

Bapanas akan terus memperkuat pengawasan distribusi dan harga pangan di Papua Selatan melalui koordinasi lintas sektor. Intensifikasi Gerakan Pangan Murah serta optimalisasi Kios Pangan dan operasi pasar menjadi langkah konkret untuk memastikan masyarakat memperoleh pangan yang cukup dengan harga terjangkau.

"Langkah ini diharapkan mampu memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang, didukung ketersediaan pangan yang cukup serta harga yang stabil," kata Rachmi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Rona
7 Tahun Hiatus, Syahrini Co...
Luar Negeri
Tiba di AS, Xi Jinping Disa...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.