Svitolina Singkirkan Gauff, Jumpa Pegula di Final Dubai Tennis Championship
Sabtu, 21 Feb 2026, 04:17 WIBDUBAI, UNI EMIRAT ARAB â Elina Svitolina memastikan tiket ke final turnamen level WTA 1000 pertamanya sejak 2018 setelah menundukkan unggulan ketiga asal Amerika Serikat, Coco Gauff, dalam duel maraton 6-4, 6-7 (13/15), 6-4 dalam semifinal Dubai Tennis Championship, Sabtu (21/2) dini hari WIB.
Dalam ulangan perempat final Australian Open bulan lalu, Svitolina kembali menunjukkan ketangguhannya atas Gauff. Kali ini, petenis Ukraina unggulan ketujuh itu harus bertarung selama tiga jam sebelum mengamankan kemenangan emosional dan menyiapkan laga puncak kontra sesama wakil AS, Jessica Pegula.
Sebelumnya di lapangan utama, Pegula menjaga rekor sempurnanya atas Amanda Anisimova dengan kemenangan 1-6, 6-4, 6-3 dalam duel sesama petenis Amerika. Hasil itu mengantar Pegula ke final pertamanya di Dubai.
Svitolina tampil impresif sepanjang musim ini dengan catatan menang-kalah 15-2. Ia membuka tahun dengan merebut gelar di Auckland, lalu melaju hingga semifinal Australian Open, dan kini menembus final Dubai untuk ketiga kalinya sepanjang karier.
Awal bulan ini, Svitolina kembali menembus 10 besar dunia untuk pertama kalinya sejak 2021âdan yang pertama sejak ia berstatus ibu. âSejujurnya saya kehilangan kata-kata setelah pertarungan itu,â ujar dua kali juara Dubai tersebut, yang membutuhkan enam match point untuk mengunci kemenangan.
âSaya benar-benar mencoba mengerahkan segalanya dan bermain seolah tidak ada hari esok. Sangat, sangat spesial bisa kembali ke final di sini dan punya kesempatan lagi mengangkat trofi indah itu,â tambahnya.
Di kubu lawan, Gauff kembali dibayangi persoalan servis. Ia menutup pertandingan dengan 12 double fault. âSaya sudah melakukan semua yang Anda minta selama enam bulan dan belum ada peningkatan,â kata Gauff sambil menoleh ke arah timnya.
Petenis 21 tahun itu merekrut pelatih biomekanik Gavin MacMillan untuk membenahi teknik servisnya. Namun, masalah tersebut masih menghantuinya, bahkan ia mencatat 16 double fault pada laga babak ketiga awal pekan ini.
Meski demikian, juara dua gelar Grand Slam itu menunjukkan mental baja dengan menyelamatkan empat match point pada tie-break set kedua untuk memaksakan set penentuan. Gauff sempat mematahkan servis lebih dulu di set ketiga, tetapi Svitolina segera membalas. Pertarungan berjalan ketat hingga gim terakhir, sebelum sejumlah forehand Gauff yang kurang presisi memberi celah bagi Svitolina untuk memastikan kemenangan.
âCoco adalah petarung besar. Saya sudah menduga dia akan bangkit. Dia memenangkan banyak pertarungan dan turnamen besar. Saya harus terus berjuang dan menekan. Saya sangat puas dengan perjuangan dan kemenangan hari ini,â ujar Svitolina.
Pegula Konsisten
Sementara itu, Pegula kembali menunjukkan konsistensinya. Dalam pertemuan yang juga merupakan ulangan perempat final Australian Open, ia bangkit dari ketertinggalan satu set dan satu break untuk mengamankan kemenangan kelima dari lima pertemuan melawan Anisimova.
Pegula setidaknya mencapai semifinal dalam tujuh turnamen terakhirnya, sejak US Open 2025, dan kini melaju ke final ke-21 sepanjang karier serta final kedelapannya di level WTA 1000.
âAwal set ketiga kedudukan 1-1 dan saya melihat ke pelatih lalu berkata, âSaya hanya senang masih bertahan di sini sekarangâ,â tutur Pegula yang akan genap berusia 32 tahun pada Senin mendatang.
âItu akan menjadi hadiah ulang tahun yang luar biasa (jika saya juara). Saya tidak akan menyebutkan usia saya berapa. Saya datang ke sini dengan keyakinan bisa bermain baik dalam kondisi ini dan sekarang saya memberi diri saya peluang untuk merebut gelar besok.â
Dalam semifinal sesama petenis Amerika yang baru kedua dalam sejarah turnamen, Anisimova memulai dengan meyakinkan lewat keunggulan 3-0 dan merebut set pembuka dalam waktu kurang dari 30 menit. Ia kembali mematahkan servis di awal set kedua, tetapi Pegula perlahan menemukan ritmenya. Setelah saling bertukar break, unggulan keempat itu menutup set kedua untuk memaksakan set ketiga.
Momentum sepenuhnya beralih ke tangan Pegula. Sebuah lob sempurna membawanya unggul 4-1 di set penentuan, keunggulan yang cukup untuk memastikan kemenangan dua jam dan menjaga rekor tak terkalahkan atas Anisimova.
Final Dubai kini mempertemukan dua petenis yang tengah berada dalam performa terbaiknya musim ini. Svitolina memburu trofi ketiga di Dubai, sementara Pegula mengincar gelar yang bisa menjadi kado ulang tahun paling manis dalam kariernya.
- Elina Svitolina
- coco gauff
- jessica pegula
- Dubai Tennis Championships 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Ketua Umum Seruni KMP Ajak Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat NTT
-
Pedestrian Deck Dukuh Atas Mulai Dibangun, Integrasikan 6 Moda Transportasi
-
BRIN Ungkap Penurunan Muka Tanah Perparah Banjir di Jakarta, Warga Harus Kurangi Penggunaan Air Tanah
-
Menkeu Purbaya Yakin Rupiah Menguat Seiring Dana Asing Masuk Pasar Obligasi RI
-
Kurangi Sampah ke TPA, DLH Subang Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah Rumah Tangga.
-
Tembus 6 Ribu Peserta, Strategi KAI Cirebon Gaet Generasi Muda Pakai Cara Unik Ini Berhasil?
-
Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.