Polisi Bubarkan Perang Sarung di Alun-alun Ponorogo

Sabtu, 21 Feb 2026, 08:12 WIB

PONOROGO - Polres Ponorogo, Jawa Timur membubarkan sejumlah remaja yang diduga hendak melakukan aksi perang sarung di kawasan Alun-alun Kota Ponorogo, pada Kamis (19/2) .

Dikutip dari Antara, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, Jumat, mengatakan, pembubaran dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat melalui layanan darurat 110.

Ket. Foto: Patroli di sejumlah titik rawan dan pusat keramaian ditingkatkan guna menjaga situasi tetap kondusif. — Sumber: Istimewa

"Begitu ada laporan masuk terkait dugaan perang sarung, anggota langsung kami kerahkan ke lokasi dan berhasil mencegah sebelum terjadi bentrokan," kata Andin.

Saat petugas tiba di lokasi, sejumlah remaja terlihat berkumpul sambil membawa sarung.

Polisi kemudian membubarkan mereka dan memberikan imbauan agar tidak melakukan kegiatan yang berpotensi memicu konflik.

Menurut Kapolres, mayoritas remaja yang terlibat masih berusia di bawah umur sehingga penanganan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan pembinaan.

"Kami kedepankan pembinaan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya," ujarnya.

Ia menambahkan fenomena perang sarung maupun aktivitas "sound horeg" kerap muncul sebagai tradisi musiman saat Ramadhan.

Karena itu, patroli di sejumlah titik rawan dan pusat keramaian ditingkatkan guna menjaga situasi tetap kondusif.

Apabila ke depan ditemukan kejadian serupa dengan eskalasi meningkat, kepolisian akan melibatkan orang tua dan pihak sekolah dalam proses pembinaan.

Kapolres juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang melaporkan potensi gangguan keamanan melalui layanan 110.

"Sinergi masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk menjaga keamanan selama Ramadhan," katanya.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.