Mudik Lebaran Makin Dekat, Pemprov Banten Kebut Perbaikan Jalan

Jumat, 20 Feb 2026, 15:40 WIB

Serang - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten mengintensifkan berbagai upaya pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur jalan dan menargetkan tuntas pada H-10 arus mudik dan wisata Lebaran 2026.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan upaya pemantauan menyeluruh dilakukan terhadap kondisi jalan, baik yang menjadi kewenangan provinsi maupun hasil koordinasi untuk jalan nasional, tol, serta kabupaten/kota.

Ket. Foto: Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan. — Sumber: Antara

"Kami ditugaskan untuk memantau seluruh kondisi jalan. Untuk kewenangan yang bukan provinsi, kami melakukan upaya koordinasi agar percepatan pelaksanaan penanganannya bisa terpantau," kata Arlan di Serang, Jumat (20/2).

Arlan mengatakan berdasarkan koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), terdapat upaya percepatan perbaikan pada ruas jalan nasional di wilayah Tangerang Selatan, Kota Serang, dan Kota Tangerang dengan target penyelesaian pada H-11 Lebaran.

Hal itu termasuk penanganan pada ruas Bojonegara yang sempat viral serta jalur tol.

Untuk jalan kewenangan provinsi, Dinas PUPR Banten memprioritaskan jalur-jalur alternatif mudik dan akses wisata yang ditargetkan rampung pada H-16. Secara keseluruhan, seluruh pekerjaan pemeliharaan jalan provinsi dipastikan tuntas pada H-10.

"Kami terus melakukan upaya maksimal agar kualitas jalan tetap terjaga. Penanganan sementara tetap kami lakukan pada ruas-ruas tertentu seperti Pasar Kemis, Teluknaga, dan Dadap sembari menunggu proses lelang untuk perbaikan permanen," ujar dia.

Terkait peta kerusakan, Arlan mengungkapkan bahwa wilayah Tangerang menjadi fokus utama upaya perbaikan karena tingginya dampak banjir terhadap kondisi drainase dan badan jalan di kawasan perkotaan.

Sementara untuk wilayah selatan, upaya penanganan difokuskan pada titik-titik yang terdampak longsor.

Arlan juga menegaskan bahwa faktor eksternal seperti curah hujan dan beban kendaraan menjadi penyebab utama kerusakan, namun pihaknya menjamin kualitas material perbaikan tetap dalam standar terbaik.

"Kami pastikan H-10 kondisi jalan sudah dapat dilalui dengan aman. Ini adalah upaya rutin tahunan yang terus kami tingkatkan kualitas pelaksanaannya demi kenyamanan masyarakat," katanya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.