Sabu Raijua, NTT Miliki Objek Wisata Unik dan Autentik seperti Susunan Bebatuan Berwarna-warni Sejak Zaman Purba
Kamis, 19 Feb 2026, 15:02 WIBKUPANG - Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma menilai Kabupaten Sabu Raijua memiliki objek wisata yang unik dan autentik serta menarik dikunjungi jika wisatawan datang ke daerah tersebut.
âHari ini saya berada di Kelabba Maja, sebuah destinasi unik dengan susunan bebatuan berwarna yang sudah ada sejak zaman purba kala hingga sekarang yang memberikan nuansa artistik. Bagi masyarakat yang datang ke Pulau Sabu maka datanglah ke Kelabba Maja,â kata Johni Asadoma di Sabu Raijua, Kamis (19/2).
Untuk diketahui, destinasi Kelabba Maja yang merupakan destinasi ikonik dengan pemandangan indah berupa tebing batu berwarna. Lokasinya berada di Desa Wadumeddi Kecamatan Hawu Mehara.
Kelabba Madja terkenal karena tebing pelangi yang terdiri lapisan batu berwarna-warni di antaranya merah, cokelat, putih, hingga ungu yang terbentuk secara alami selama ribuan tahun.
Selain itu, terdapat pilar batu raksasa yang berdiri megah, menciptakan panorama dramatis yang memanjakan mata.
Kelabba Madja dikenal sebagai sebuah lanskap menakjubkan geologi bebatuan indah dan sering dijuluki sebagai âGrand Canyonâ-nya Indonesia.
Selain itu bagi masyarakat Sabu tempat ini memiliki nilai-nilai sakral yang dihormati serta menjadi warisan turun temurun.
Dia mengatakan jika di Arizona Amerika Serikat ada Grand Canyon, maka di Sabu Raijua ada Kelabba Maja, dan bisa dikatakan Kelabba Maja adalah Grand Canyonnya Sabu Raijua.
"Ini merupakan Grand Canonnya Pulau Sabu dan sangat unik. Selain Kelabba Maja, masih ada lagi destinasi wisata lain seperti situs Majapahit dan juga pantai-pantai indah disini," tambah Wagub Johni.
Selain destinasi wisata Kelabba Maja, Johni juga mengunjungi objek wisata Taman Skyber di Desa Raeloro Kecamatan Sabu Barat.
Taman Skyber ini merupakan objek wisata bernuansa religi serta memiliki nilai-nilai sejarah.
Taman ini dibangun di atas bekas Benteng Tentara Belanda zaman kolonial dengan beberapa peninggalan.
Mulai dari situs Sejarah Tower Air Peninggalan Belanda, Situs Sejarah Sumur Peninggalan Belanda dan Piramida Bendera Peninggalan Belanda.
Di Taman Skyber ini juga dibangun patung Yesus setinggi 20 meter, dan di dalam lokasi ini juga terdapat beberapa patung yang menceritakan kisah yang terdapat dalam Alkitab, kitab suci umat Kristiani, dimulai dari awal mula penciptaan manusia di bumi hingga kehidupan Yesus.
Wakil Gubernur Johni Asadoma mengungkapkan Taman Skyber tersebut sebagai bagian dari potensi-potensi wisata buatan yang turut menjadi daya tarik wisatawan dari luar selain wisata-wisata lainnya.
"Taman Skyber ini menjadi daya tarik bagi banyak orang, dan tentunya Pulau Sabu ini memiliki potensi wisata yang eksotis baik itu destinasi wisata buatan dan juga dengan wisata alam," tambah dia.
- Objek Wisata
- Sabu Raijua
- zaman purba
- Unik dan Autentik
- Susunan Bebatuan Berwarna-warni
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Gudang Limbah di Karawang Kebakaran, Petugas Berjuang Padamkan Api Selama Delapan Jam
-
Anda Mau Liburan? Ayo ke JakCloth 2025, Koleksi clothingnya Keren dan Ada Pertunjukan Musik
-
Pasukan AS Gempur Kelompok ISIS di Nigeria pada Hari Natal
-
Danantara Hati-Hati Sikapi Merger GoTo-Grab: Tunggu Panduan Pemerintah!
-
KAI: 694.123 Wisman Naik Kereta Api Jarak Jauh Sepanjang 2025
-
Temanggung University Expo 2025 Jadi Solusi Siswa Pilih Perguruan Tinggi
-
Piala Afrika: Osimhen dan Mane Cetak Gol, Nigeria Lolos ke Fase Gugur, Senegal Ditahan Imbang
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.