AS Tempatkan Lebih Banyak Sistem Misil Canggih Di Filipina

Kamis, 19 Feb 2026, 02:10 WIB

MANILA – Amerika Serikat (AS) akan mengerahkan lebih banyak sistem misil ke Filipina, sebuah langkah yang berpotensi membuat Tiongkok berang, seiring Washington DC dan Manila meningkatkan hubungan pertahanan mereka.

“Baik AS maupun Filipina telah berkomitmen untuk melanjutkan dan berupaya meningkatkan penempatan sistem misil dan sistem tanpa awak canggih AS ke Filipina,” demikian pernyataan bersama pada Selasa (17/2), menyusul pertemuan para pejabat senior di Manila pada 16 Februari.

Ket. Foto: Sistem misil Typhon milik Angkatan Bersenjata AS — Sumber: Capt. Ryan DeBooy/US Army

Pada 2024 lalu, AS telah menempatkan sistem misil Typhon di Filipina. Sistem misil ini dapat menembakkan roket serbaguna, termasuk misil jelajah Tomahawk, dengan jangkauan yang cukup jauh untuk mencapai sebagian besar wilayah Tiongkok. Karenanya Beijing mengatakan penempatan senjata itu dapat menyebabkan ketidakstabilan.

Pada 2025, AS mengirimkan sistem misil antikapal NMESIS ke Filipina selama latihan militer tahunan persahabatan. Kegiatan latihan tersebut mencakup di Luzon utara dan Kepulauan Batanes, daerah yang dekat dengan Taiwan.

Washington DC telah mendukung upaya Manila untuk melawan klaim ekspansif Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan (LTS) yang sebagian wilayahnya dianggap Filipina sebagai zona ekonomi eksklusifnya.

“Kedua belah pihak mengutuk aktivitas ilegal, koersif, agresif, dan tipu muslihat Tiongkok di LTS dan mengakui dampak buruknya terhadap perdamaian dan stabilitas regional,” kata Kementerian Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kedutaan Besar AS di Manila pada 17 Februari. SB/Bloomberg/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.