- Home
-
- Luar Negeri
-
- Hasto Kristiyanto: Reforma...
Hasto Kristiyanto: Reformasi PBB Harga Mati, Indonesia Harus Pimpin Solidaritas Global
Selasa, 17 Feb 2026, 23:05 WIBYogyakarta â Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mendorong pemerintah Indonesia untuk mengedepankan penyelesaian konflik Palestina melalui forum-forum resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sikap tegas partai berlambang banteng moncong putih ini sekaligus mengkritisi wacana kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Board of Peace yang diprakarsai oleh Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump.
Dalam pernyataannya, Hasto menegaskan bahwa diplomasi Indonesia harus berpijak pada falsafah Pancasila, khususnya sila kemanusiaan yang mengandung semangat internasionalisme dan membangun persaudaraan dunia.
"Cita-cita Bung Karno adalah Piagam PBB yang dirombak (To Build the World Anew). Sesuai dengan spirit Pancasila sebagai ideologi geopolitik dunia, karena Pancasila tidak mengenal penjajahan dan pengisapan," ujar Hasto kepada wartawan, Senin (16/2/2026) usai penanaman pohon di Embung Giwangan, Yogyakarta.
Menurut politikus asal Yogyakarta itu, Indonesia harus menjadi motor utama reformasi PBB, terutama dalam menghapuskan hak veto yang merupakan konstruksi politik hasil Perang Dunia Kedua. Ia menilai mekanisme veto selama ini telah menciptakan ketidakadilan dalam sistem internasional, termasuk dalam penyelesaian konflik Timur Tengah.
"Untuk upaya itu, maka Bung Karno menggalang bangsa-bangsa Asia, Afrika, dan Amerika Latin yang mengalami keterjajahan. Tugas kita adalah menggalang solidaritas bangsa-bangsa melalui PBB, bukan menjadi subordinat," tegasnya.
Catatan dari PDIP mengarah pada rencana keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace yang digagas Donald Trump. Hasto menyoroti moralitas dan kredibilitas Trump yang dinilainya bermasalah, merujuk pada intervensi Amerika Serikat di Venezuela yang dianggap mencampuri kedaulatan negara lain.
"Menyelesaikan masalah Timur Tengah tanpa keterlibatan Palestina tidak akan berjalan dengan baik. Sikap PDI Perjuangan adalah mendorong solusi dalam kerangka PBB yang direformasi oleh kepemimpinan Indonesia dengan menggunakan solidaritas bangsa-bangsa Asia, Afrika, dan Amerika Latin," tandas Hasto.
PDIP meyakini bahwa hanya melalui forum multilateral yang inklusif dan adil, perdamaian abadi di Palestina dapat diwujudkan. Partai berlambang banteng ini berkomitmen mendorong pemerintah mengambil peran kepemimpinan global dalam reformasi sistem internasional sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Redaktur: Eko S
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Polri Lanjutkan Pendampingan Psikososial dan Pemulihan Pascaledakan SMAN 72 Jakarta Utara
-
Lula Gaungkan Reformasi PBB, Dorong Suara Global Selatan Makin Dominan
-
Wajah Baru Nusakambangan, Warga Binaan Makin Berdaya dengan FABA
-
Plt Bupati: Warga Bekasi Diingatkan Pakai Masker untuk Cegah Wabah Super Flu
-
Dunia Mulai Gerak! AS, Eropa, dan Negara Arab Siap Patungan Dana 70 Miliar Dolar untuk Bangun Ulang Gaza
-
Pesawat Pengebom Nuklir AS B-52H Dekati Wilayah Udara Arktik Rusia
-
Trump Ultimatum Perdamaian Ukraina Paling Lambat 8 Agustus, Siap Ambil Langkah Tambahan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.