Dunia Mulai Gerak! AS, Eropa, dan Negara Arab Siap Patungan Dana 70 Miliar Dolar untuk Bangun Ulang Gaza

Selasa, 14 Okt 2025, 19:30 WIB

JAKARTA - Harapan baru muncul untuk Gaza setelah sejumlah negara besar menunjukkan kesediaan membantu membiayai pembangunan kembali wilayah tersebut. Pejabat Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) menyebut, indikasi awal dukungan datang dari Amerika Serikat, negara-negara Arab, dan Eropa.

UNDP memperkirakan biaya pembangunan kembali Gaza mencapai 70 miliar dolar AS. Dana besar ini dibutuhkan untuk memulihkan kerusakan akibat perang dua tahun antara Israel dan Hamas yang telah menghancurkan sebagian besar wilayah itu.

Ket. Foto: — Sumber: Reuters

"Kami sudah mendapatkan indikasi yang sangat baik," ujar Jaco Cilliers dari UNDP kepada wartawan dalam konferensi pers di Jenewa.

Namun, Cilliers belum mengungkapkan detail mengenai besaran atau bentuk kontribusi dari masing-masing negara. Ia menyebut pembicaraan masih berlangsung dan situasi politik di kawasan turut memengaruhi proses negosiasi bantuan tersebut.

UNDP menilai skala kehancuran di Gaza tergolong ekstrem, dengan volume puing mencapai 55 juta ton. Angka ini menjadikan Gaza sebagai salah satu kawasan paling hancur akibat konflik dalam beberapa dekade terakhir.

Cilliers menjelaskan bahwa penanganan puing-puing tersebut akan menjadi tantangan besar dalam tahap awal pembangunan. Proses pembersihan saja diperkirakan memerlukan waktu bertahun-tahun sebelum rekonstruksi penuh bisa dilakukan.

Menurutnya, rencana pembangunan kembali akan mencakup perumahan, infrastruktur dasar, serta fasilitas publik seperti rumah sakit dan sekolah. UNDP juga berencana memastikan prosesnya ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Negara-negara Arab dikabarkan siap memainkan peran penting dalam pembiayaan dan logistik. Beberapa negara Teluk disebut tengah menyiapkan skema bantuan langsung maupun kemitraan investasi jangka panjang.

Dari pihak Barat, Amerika Serikat dan Uni Eropa disebut telah mengisyaratkan komitmen moral dan politik untuk membantu Gaza bangkit kembali. Meski belum ada angka pasti, kedua blok tersebut dinilai akan menjadi penyumbang utama dalam tahap awal rekonstruksi.

Pembangunan kembali Gaza diperkirakan akan menjadi proyek kemanusiaan terbesar di Timur Tengah dalam dekade terakhir. Selain dana besar, proses ini juga membutuhkan koordinasi internasional yang kompleks dan kehadiran lembaga kemanusiaan lintas negara.

Sejumlah lembaga internasional sebelumnya telah memperingatkan bahwa kondisi di Gaza semakin memburuk setiap harinya. Krisis air bersih, sanitasi, dan kebutuhan dasar warga membuat rekonstruksi menjadi kebutuhan mendesak.

PBB memperkirakan lebih dari 80 persen infrastruktur di Gaza hancur total atau rusak parah sejak konflik dimulai dua tahun lalu. Ribuan keluarga kini tinggal di tempat penampungan darurat dengan akses terbatas terhadap listrik dan air.

UNDP juga menekankan bahwa pembangunan kembali tidak hanya soal fisik, tetapi juga pemulihan sosial dan ekonomi. Dukungan terhadap sektor pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja akan menjadi prioritas utama dalam program tersebut.

Meski masih dalam tahap awal, kabar kesiapan negara-negara besar membantu Gaza disambut positif oleh komunitas internasional. Banyak pihak berharap momentum ini menjadi langkah awal menuju perdamaian dan stabilitas yang lebih permanen di kawasan tersebut.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.