Genjot Pariwisata, Pemkot Palembang Bidik 2,3 Juta Kunjungan Tahun Depan

Selasa, 17 Feb 2026, 22:55 WIB

PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang, Palembang, Sumatera Selatan, memasang target cukup ambisius: 2,3 juta kunjungan wisatawan pada 2026 demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Target ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata kini diposisikan sebagai mesin pertumbuhan baru daerah—bukan sekadar pelengkap.

Ket. Foto: Suasana di kawasan Benteng Kuto Besak Palembang, Sumatera Selatan. — Sumber: Antara/ M Imam Pramana.

Namun, capaian tersebut tentu menuntut kesiapan serius, mulai dari infrastruktur, kualitas destinasi, hingga layanan wisata.

Tanpa pembenahan menyeluruh, angka jutaan kunjungan bisa saja tinggal target di atas kertas, bukan penggerak ekonomi yang benar-benar terasa di lapangan.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Palembang, M Irman di Palembang, Selasa (17/20), menyebutkan dalam Januari hingga Oktober 2025 pihaknya mencatat terdapat 1,8 juta wisatawan ke Palembang.

Menurutnya, sektor pariwisata sangat berpengaruh untuk PAD Palembang hingga mencapai Rp365 miliar.

Adapun untuk mencapai target tersebut pihaknya menggencarkan event - event bersifat nasional untuk mengundang wisatawan hadir.

Saat ini pihaknya dalam persiapan untuk menggelar event nasional yakni Ampera Tourism Run 2026.

Sementara itu, Asisten II Pemkot Palembang Isnaini Madani di Palembang, Senin (16/2), mengatakan Ampera Tourism Run adalah ajang olahraga rutin sudah tahun ketiga sejak 2024 dalam menyambut momen hari jadi Kota Palembang. Bukan hanya itu, event itu juga menjadi instrumen untuk menciptakan efek domino bagi pelaku usaha lokal.

​"Ampera Tourism Run 2026 bukan hanya tentang garis finis. Ini adalah mesin penggerak ekonomi. Kami menargetkan 5.000 peserta, baik lokal maupun nasional, yang secara langsung akan berdampak pada tingkat hunian hotel, omzet UMKM kuliner, hingga jasa transportasi di Palembang," ujar Isnaini.

​Mengenai dampak multiplier effect dari kegiatan tersebut bagi Kota Palembang, Isnaini menyatakan, ​pemerintah kota memproyeksikan beberapa sektor yang akan menerima dampak positif langsung dari pengembangan wisata olahraga ini.

Menurutnya, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, terutama kontribusi dari pajak hotel, restoran, dan hiburan, berperan penting dalam perekonomian kota.

"Kontribusi sektor pariwisata pada tahun lalu mencapai lebih dari 30 persen, dengan total sekitar 352 miliar rupiah,” ujar Isnaini.

Ia menyebutkan memasuki tahun ketiganya, Ampera Tourism Run 2026 menawarkan tiga kategori lomba yang lebih menantang.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.