PT Biotek Pulihkan Kualitas Air Sungai Pascapencemaran Pestisida

Minggu, 15 Feb 2026, 15:46 WIB

Tangerang Selatan -- PT Biotek Saranatama sebagai pemilik gudang pestisida tengah melakukan pemulihan kualitas air di aliran sungai yang tercemar zat kimia melalui penyebaran adsorben pestisida sebagai penetralisir dampak pencemaran.

Manager Operasional PT Biotek Saranatama, Luki di Tangerang, Sabtu menyampaikan bahwa upaya pemulihan terhadap kualitas air sungai ini dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban dari perusahaan yang sebelumnya tengah membuat keresahan masyarakat atas pencemaran dari zat pestisida.

"Untuk di udaranya kita menggunakan produk bantuan dari Kementerian Pertanian, kemudian untuk di sungainya kami menyediakan absorben pesticida, untuk penetral pestisidanya itu sendiri," katanya.

Menurutnya, melalui penyebaran zat adsorben pestisida di aliran Sungai Jeletreng sebagai aliran hulu yang kemudian masuk ke Sungai Cisadane ini bisa membantu untuk mengikat dan menghilangkan residu pestisida.

"Kami pun berkoodinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan penetralan untuk kualitas udara dan di sungai ini," ujarnya.

Selain melakukan penekanan atas pencemaran, PT Biotek Saranatama juga telah melakukan pengembalian ekosistem aliran sungai seperti penebaran 5.000 bibit ikan lele, nila hingga gurame.

"Hari ini kita juga melakukan pengembalian ekosistem biota yang ada di sungai dengan penebaran sekitar 5.000 ikan yaitu ada ikan Lele, Gurame, dan Nila," jelas Luki," ucapnya.

Luki menuturkan, selama melakukan penetralan dan penebaran bibit ikan ke sungai, pihaknya akan berkoordinasi dengan kementerian terkait. Selain itu, perusahaannya melakukan pengecekan secara berkala terhadap aliran yang tercemar di Sungai Cisadane.

"Tapi kalau untuk seperti pengembalian biota, ekosistem itu kan tidak ada kaitannya sama zat kimia jadi kita lakukan sendiri. Ya berkala. Kita setiap ini juga ada pengecekan air berkala jadi kita nanti ada tim juga yang menangani itu sendiri," paparnya.

Ket. Foto: Petugas BPBD dan Manajemen PT Biotek Saranatama sebagai pemilik gudang pestisida tengah melakukan pemulihan kualitas air di aliran sungai yang tercemar zat kimia melalui penyebaran adsorben pestisida dan bibit ikan. — Sumber: ANTARA/Azmi Samsul M

Dia menambahkan, ke depan pihaknya bakal menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Tangsel, terkait penanganan bahan berbahaya beracun (B3) untuk pencegahannya.

"Kita harus menggandeng dari dinas lingkungan hidup karena yang lebih kompeten dengan limbah B3, ini termasuk kalau untuk pencegahan seperti K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) segala macam, kita akan menggandeng juga dinas-dinas terkait," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq meminta agar PT Biotek Saranatama sebagai pemilik gudang zat kimia pestisida untuk bertanggung jawab terhadap pemulihan lingkungan.

Langkah tersebut, katanya, diambil sebagai bentuk tegas pemerintah terhadap pelaku perusak lingkungan.

"Harus bertanggung jawab, karena dampaknya besar. Kemudian secara keadministrasian dan teknis, maka kami akan melakukan permintaan kepada pengelola kawasan untuk melakukan audit lingkungan secara presisi untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan," kata Hanif.

  • Pencemaran Sungai Cisadane

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

Koperasi Harus Bangkit! Fokus Kembangkan Bisnis Jadi Kunci Kemajuan

Jember Pecahkan Rekor MURI Lagi! 867 Ancak dan Gunungan Suwar-Suwir Jadi Sorotan

Film "Oki & Nirmala", bawa Kembali Kenangan Pembaca Majalah Bobo ke Negeri Dongeng

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

Malang Resmi Jadi Kota Kreatif! Menteri Ekraf Beri Syarat Penting: Wajib Buka Lapangan Kerja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.