Mudik Tenang, Balik Aman: Dishub Maluku Perkuat Layanan Bus 2026
📅 Minggu, 15 Feb 2026, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Dedy Azis
AMBON – Dinas Perhubungan Provinsi Maluku mulai ancang-ancang jauh hari dengan menyiapkan 970 unit bus untuk melayani arus mudik dan balik Lebaran 2026 di berbagai kabupaten/ kota di Maluku.
Langkah ini bukan sekadar soal menambah armada, tapi bagian dari strategi mengurai kepadatan, memperlancar mobilitas warga, sekaligus menekan risiko lonjakan tarif dan penumpukan penumpang.
Dengan kapasitas angkut yang diperkuat sejak awal, pemerintah daerah ingin memastikan tradisi pulang kampung tetap nyaman, aman, dan terjangkau—karena mudik yang lancar itu bukan cuma soal perjalanan, tapi juga soal menjaga ritme ekonomi dan sosial daerah tetap berjalan.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Muhammad Malawat di Ambon, Minggu (15/2), mengatakan ratusan unit bus tersebut telah dipetakan berdasarkan sebaran trayek dan kebutuhan mobilitas masyarakat di Pulau Ambon, Pulau Seram, Namlea hingga Kota Tual.
“Kami menyiapkan total 970 unit kendaraan angkutan darat dengan 51 trayek yang tersebar di beberapa wilayah di Maluku untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2026,” kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menjelaskan di Pulau Ambon tersedia 735 unit kendaraan dengan 20 trayek reguler.
Selain itu, Perum Damri Cabang Ambon mengoperasikan 24 kendaraan pada delapan trayek perintis untuk menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses transportasi umum.
Sementara di Pulau Seram disiapkan 99 unit kendaraan dengan 14 trayek yang melayani konektivitas antarwilayah di pulau tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk wilayah Namlea, Damri Cabang Namlea mengoperasikan enam kendaraan dengan lima trayek perintis.
Adapun di Kota Tual, Maluku Tenggara, tersedia 112 unit kendaraan yang melayani enam trayek guna mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.
Menurut Malawat, penyediaan armada tersebut merupakan bagian dari fokus kinerja sektor transportasi Maluku tahun 2025-2029, yang menitikberatkan pada konektivitas, aksesibilitas dan integrasi layanan transportasi, keselamatan dan keamanan perjalanan, serta efisiensi dan efektivitas pelayanan.
“Kami ingin memastikan layanan transportasi darat berjalan aman, tertib dan lancar, sekaligus menjaga keterjangkauan tarif bagi masyarakat,” ujarnya.
Dishub Maluku juga akan melakukan ramp check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan, termasuk kelengkapan administrasi dan aspek keselamatan pengemudi. Pengawasan akan diperkuat melalui koordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait di masing-masing kabupaten/kota.
Selain itu, pihaknya mengimbau para operator angkutan dan pengemudi untuk mematuhi standar operasional prosedur, menjaga kondisi kendaraan tetap prima, serta mengutamakan keselamatan penumpang selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!