Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IPB University Gandeng Kearifan Lokal, Sea Farming Digarap di Kabupaten Wakatobi

📅 Minggu, 15 Feb 2026, 18:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
IPB University Gandeng Kearifan Lokal, Sea Farming Digarap di Kabupaten Wakatobi Doc: ANTARA/HO-IPB University
Ket. IPB University mengembangkan konsep sea farming berbasis adat di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

KABUPATEN BOGOR – Institut Pertanian Bogor (IPB) University lagi bikin gebrakan seru di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, lewat pengembangan konsep sea farming yang berbasis adat lokal.

Jadi bukan cuma soal budidaya laut, tapi juga tentang menghargai kearifan masyarakat pesisir yang sudah turun-temurun menjaga lautnya.

Dengan pendekatan ini, warga diajak mengelola sumber daya laut secara berkelanjutan sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.

Harapannya sederhana tapi bermakna: laut tetap lestari, tradisi tetap hidup, dan penghasilan masyarakat pesisir ikut naik pelan-pelan tapi pasti.

Kepala Science Techno Park PKSPL IPB University Muhammad Qustam Sahibuddin dalam keterangannya di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/2), mengatakan pelibatan masyarakat hukum adat menjadi kunci keberhasilan program karena sejalan dengan prinsip keberlanjutan sosial dan ekologis.

Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan PT PELNI (Persero) dan Masyarakat Hukum Adat (MHA) Kadie Kapota di Kecamatan Wangi-Wangi Selatan.

Implementasi awal ditandai dengan pembangunan satu unit karamba jaring apung (KJA) berisi enam kotak yang dikerjakan masyarakat Desa Kapota pada Kamis (12/2). KJA itu akan dimanfaatkan untuk budidaya ikan kerapu sebagai inti kegiatan sea farming berbasis marikultur.

Pendampingan teknis dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) bersama Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB University (PKSPL).

“Pelibatan masyarakat hukum adat dalam implementasi konsep sea farming sangat relevan, karena konsep tersebut sejalan dengan semangat membangun masyarakat hukum adat di tengah perubahan yang tidak menentu,” kata Qustam.

Ia menjelaskan sea farming merupakan sistem pemanfaatan ekosistem laut dangkal berbasis budidaya yang bertujuan meningkatkan stok sumber daya ikan sekaligus mendukung konservasi dan wisata bahari.

MHA Kadie Kapota meliputi Desa Kapota, Kapota Utara, Kabita, dan Kabita Togo. Komunitas adat tersebut selama ini menjaga kelestarian laut melalui praktik Parimparim, yakni mekanisme buka-tutup kawasan perairan secara periodik untuk mencegah penangkapan berlebihan, khususnya gurita.

IPB menilai kearifan lokal tersebut menjadi fondasi penting dalam integrasi sains modern dan sistem adat dalam pengelolaan sumber daya laut.

Program yang diinisiasi akhir 2025 itu bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat kelembagaan adat, mengembangkan mata pencaharian alternatif, serta meningkatkan nilai ekonomi usaha perikanan masyarakat.

Rangkaian kegiatan mencakup pemetaan potensi usaha perikanan berkelanjutan, pemetaan sosial-ekonomi dan kelembagaan, diversifikasi ekonomi melalui budidaya laut, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Setelah AGI, Dunia Harus Si...

Masa Depan Bursa Dipertaruhkan

31 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Luar Negeri
Prancis Konfirmasi Kasus Eb...
Rona
Data Biometrik SIM Benarkah...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.