Dapat Hibah 1,5 Hektare, Kemenhaj Cianjur Bangun Kantor dan Asrama Haji

Jumat, 13 Feb 2026, 23:59 WIB

Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mendapatkan hibah tanah seluas 1,5 hektare di kawasan Terminal Rawabango dari Pemkab Cianjur yang akan dibangun perkantoran dan asrama haji.

Kepala Kantor Kemenhaj Cianjur Herriyanto di Cianjur, Jumat, mengatakan proses hibah lahan tersebut saat ini masih melengkapi administrasi sebelum diserahkan secara resmi dari pemkab ke Kemenhaj Cianjur.

Ket. Foto: Lahan seluas 1,5 hektar diberikan Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat untuk pembangunan Kantor Kementerian Haji Cianjur di kawasan Terminal Rawabango. — Sumber: Antara Foto

"Hibah tanah tersebut berdasarkan instruksi Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, sebagai bentuk dukungan fasilitas penunjang bagi jamaah haji asal Cianjur," katanya.

Proses legalitas dan dokumen pendukung lainnya sedang ditangani sejumlah dinas terkait di Pemkab Cianjur agar pembangunan dapat segera dilaksanakan, dimana di lokasi akan dibangun perkantoran, asrama haji dan fasilitas lainnya.

Pihaknya berharap pemberian hibah tersebut dapat bermanfaat untuk ke depannya terutama bagi calon jamaah haji asal Cianjur, dimana hal serupa pernah dilakukan mantan Bupati Cianjur sebelumnya ke Kementerian Agama Cianjur.

“Mantan Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh mempunyai sejarah dedikasi yang tinggi terhadap calon jamaah haji dengan menghibahkan lahan pemerintah untuk asrama haji,” katanya.

Dia menilai kontribusi yang diberikan Bupati Cianjur saat ini dan sebelumnya menunjukkan kesinambungan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kebutuhan calon jamaah haji dari tahun ke tahun.

Sementara persiapan musim haji tahun ini, tutur dia, pihaknya mencatat sebanyak 74 calon jamaah haji sudah mengikuti manasik haji terintegrasi tingkat kecamatan yang digelar di Kantor Kemenhaj di Jalan Raya Bandung-Cianjur.

Dalam kegiatan tersebut, para calon jamaah mendapatkan pembekalan terkait persiapan sebelum keberangkatan, hal-hal yang perlu disiapkan, hingga tata cara pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci, terutama yang berkaitan dengan fiqih haji.

"Dari 74 orang hanya beberapa orang yang tidak mengikuti manasik secara langsung tapi melalui daring karena berbagai keperluan, pelaksanaan manasik sempat mengalami penyesuaian jadwal." 

  • pembangunan fasilitas haji

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.