- Home
-
- Luar Negeri
-
- Terlunta akibat Krisis Ene...
Terlunta akibat Krisis Energi, Ribuan Warga Rusia Akhirnya Menanti Jemputan dari Kuba
Kamis, 12 Feb 2026, 21:33 WIBMOSKOW - Maskapai penerbangan Russia, Aeroflot, pada Rabu (11/2) mengumumkan bahwa pihaknya akan mulai memulangkan warga Russia yang telantar di Kuba pada Kamis (12/2).
Penerbangan dari Varadero ke Moskow dijadwalkan pada tanggal 12, 14, 17, 19, dan 21 Februari, sementara penerbangan Havana-Moskow dijadwalkan pada 16 Februari, tulis Aeroflot di saluran Telegram-nya, seraya menambahkan bahwa "semua penerbangan selanjutnya di rute-rute ini akan dibatalkan mulai 24 Februari".
Kedutaan Besar Russia di Kuba terus berkomunikasi dengan kantor perwakilan Aeroflot dan sejumlah pejabat penerbangan Kuba, serta mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memfasilitasi repatriasi wisatawan Russia.
Pada Rabu, Wakil Presiden Asosiasi Operator Tur Rusia, Artur Muradyan, mengatakan bahwa sekitar 4.800 wisatawan Russia masih berada di Kuba.
Kuba sedang menghadapi krisis bahan bakar parah akibat tekanan Amerika Serikat (AS) terhadap negara-negara yang mengekspor minyak ke negara kepulauan tersebut. Ant/Xinhua
Berita Terkait:
-
Sabalenka Hadapi Ujian Berat Lebih Cepat
-
Jaga Konektivitas, PU Kebut Rekonstruksi Permanen 47 Jembatan di Sumatra
-
Mengenal Dancing Plague Strasbourg 1518, Histeria Massal Misterius yang Menjadi Awal Semesta Pengabdi Setan 3
-
Saat Sudan Dilanda Kekerasan Sipil yang Kian Tak Terkendali
-
Praktisi Kesehatan: Warga Perlu Waspadai Flu dan Batuk Meningkat saat Kemarau
-
RAPBN 2027 Masuk Babak Baru, Kemenkeu-Banggar Capai Kesepakatan Awal
-
51 Macan Tutul Jawa Teridentifikasi di Gunung Halimun Salak, Termasuk 3 Anakan.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.