- Home
-
- Luar Negeri
-
- Lockheed Martin Pasang Sim...
Lockheed Martin Pasang Simbol Kerajaan Arab Saudi di F-35, Sebentar Lagi Bukan Hanya Israel yang Punya Jet Siluman di Timur Tengah
Kamis, 12 Feb 2026, 00:05 WIBRIYADH - Lockheed Martin baru-baru ini memamerkan replika F-35 ukuran penuh di World Defense Show (WDS) di Riyadh, hanya beberapa bulan setelah Presiden Amerika Serikat  Donald Trump mengisyaratkan bahwa Riyadh dapat memperoleh persetujuan untuk mengakuisisi pesawat tempur siluman tersebut.
Dari Flight Global, replika tersebut dipajang lengkap dengan nama Angkatan Udara Kerajaan Saudi (RSAF) tertulis di badan pesawatnya, dan bendera negara di bagian ekornya, model tersebut akan dipamerkan untuk pengunjung selama acara yang berlangsung pada tanggal 8-12 Februari.
Meskipun 'area parkir' militer AS yang sederhana di pameran tersebut tidak menampilkan contoh nyata dari pesawat tempur siluman, sepasang F-35C Angkatan Laut AS ikut serta dalam pertunjukan terbang pada hari pembukaannya.
Lockheed juga mengundang tamu terpilih untuk mencoba demonstrator kokpit Lightning II di WDS, menawarkan mereka kesempatan âuntuk menjelajahi penggabungan sensor pesawat, integrasi data, dan teknologi antarmuka pilot canggih yang meningkatkan kesadaran situasional pilotâ.
Berbicara menjelang pertemuan pertengahan November 2025 di Washington, DC dengan putra mahkota Saudi Mohammed bin Salman, Trump menyatakan: âKita akan melakukan itu. Kita akan menjual F-35 .â
Belum ada detail lebih lanjut yang muncul mengenai potensi skala atau waktu pemesanan yang mungkin dilakukan oleh Riyadh. Namun, laporan sebelumnya menunjukkan bahwa mereka mungkin tertarik untuk mengakuisisi 48 jet tersebut.
Lockheed menyatakan bahwa F-35 masih menjadi subjek diskusi antar pemerintah, dan perusahaan tersebut tidak memberikan detail lebih lanjut.
Arab Saudi berpotensi menjadi operator F-35A di masa depan, meskipun belum ada kesepakatan yang tercapai.
Hingga saat ini, Israel adalah satu-satunya negara di kawasan Timur Tengah yang telah memperoleh jenis pesawat generasi kelima ini, dengan angkatan udaranya memiliki 48 unit F-35I Adir yang beroperasi. Negara tersebut juga sebelumnya telah menguraikan rencana untuk memperoleh 30 unit lagi.
Pada akhir tahun 2020, pemerintah AS memberikan dukungan awal untuk potensi penjualan 50 unit F-35A ke Uni Emirat Arab, tetapi kesepakatan tersebut gagal terwujud, dan Doha malah memesan 80 unit Rafale dari Dassault Aviation
Segala prospek pembelian oleh UEA secara efektif berakhir ketika Doha juga memesan sejumlah awal pesawat latih jet canggih Hongdu L-15 buatan Tiongkok, untuk digunakan oleh tim pertunjukan akrobatik udaranya.
- Jet Tempur F-35
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Mantan Pilot F-35 AS Ditangkap Karena Melatih Angkatan Udara Tiongkok
-
Bulgaria Mengandalkan Pemain-pemain Muda pada FIFA Series 2026
-
Proses Pembuatan Lemang Bambu
-
Demam Emas! Nasabah Bulion Tembus 5,7 Juta, Melonjak Tajam dalam Setahun
-
KAI Berlakukan Tarif Flat Rp10.000 LRT Jabodebek Selama Libur Lebaran 2026
-
Mendagri Minta Pemkab Tapteng Bentuk Tim Khusus Pendataan Bencana
-
Berikut Lokasi Pantau Hilal di Jakarta untuk Penentuan Puasa Ramadhan 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.