MBG Jadi Peluang Emas, BUMDes Pariaman Panen Optimisme dari Budidaya Lele

Rabu, 11 Feb 2026, 20:10 WIB

PARIAMAN – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Makmur Ampalu di Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat, jeli melihat peluang dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Alih-alih hanya jadi penonton, mereka langsung tancap gas dengan membudidayakan 30 ribu ekor lele sebagai bahan baku dapur MBG di daerah tersebut.

Ket. Foto: Wako Pariaman, Sumbar Yota Balad saat melepas benih lele ke dalam kolam bioflok milik BUMDes Makmur Ampalu, Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman. — Sumber: Antara/HO-Diskominfo Pariaman.

Langkah ini bukan cuma membantu memastikan pasokan protein lokal tetap tersedia, tapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga desa. Dari kolam lele, harapannya roda ekonomi kampung ikut bergerak, sekaligus mendukung suksesnya program MBG.

"Kita usahakan dapur MBG di Kecamatan Pariaman Utara mengambil sumber bahan makanannya dari Desa Ampalu," kata Wali Kota Pariaman, Yota Balad di Pariaman, Rabu (11/2).

Ia mengatakan besarnya potensi usaha lele serta sayuran saat ini karena dapur MBG banyak memerlukan bahan pokok untuk makanan anak-anak.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi BUMDes Ampalu Makmur yang mengelola potensi desa di bidang perikanan dan pertanian dengan budidaya lele dengan sistem akuaponik. Melalui sistem tersebut BUMDes tidak saja budidaya ikan namun juga tanaman dalam satu lingkungan.

Menurut dia, program budidaya ikan lele merupakan bukti BUMDes dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

"BUMDes memang diharapkan membuat kegiatan yang bisa menghasilkan pendapatan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Ketua BUMDes Ampalu Makmur, Syafri Hendri mengatakan pihaknya memiliki 10 kolam bioflok dengan menggunakan sistem budidaya akuaponik. Masing-masing kolam dapat menampung tiga ribu ekor lele.

Ia menyebutkan estimasi pendapatan yang akan didapatkan oleh BUMDes tersebut selama tiga bulan budidaya atau sekali panen puluhan ribu lele mencapai Rp28,5 juta.

"Alhamdulillah dapur MBG di Kecamatan Pariaman Utara sudah mulai meminta ikan lele segar dan lele salai untuk bahan pokok dapur MBG," kata dia.

Ia menjelaskan melalui sistem akuaponik maka BUMDes Makmur Ampalu nantinya tidak saja menjual lele namun juga sayuran atau sejenis tanaman lainnya sehingga badan usaha tersebut nantinya dapat menyediakan lele siap saji serta nasi dengan bonus cah kangkung.

"Ini dapat dipasarkan ke dinas-dinas di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman," tambahnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.