PSIM Yogyakarta Belum Menang di 3 Laga, Van Gastel Optimis Jelang Lawan Persik Kediri

Selasa, 10 Feb 2026, 05:30 WIB

JAKARTA - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, memilih bersikap realistis meski tim asuhannya melewati tiga pertandingan tanpa kemenangan dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Juru taktik asal Belanda tersebut meminta publik untuk tidak menutup mata terhadap status Laskar Mataram sebagai tim promosi dengan kekuatan finansial yang terbatas dibandingkan klub-klub mapan lainnya.

Ket. Foto: Pesepak bola PSIM Yogyakarta Raka Cahyana (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persis Solo Althaf Indie Alrizky (kedua kiri) pada Laga BRI Super League 2025-2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, D.I Yogyakarta, Jumat (6/2/2026). Pertandingan berakhir seri dengan skor 0-0. — Sumber: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

Walau baru saja kehilangan poin penuh saat ditahan imbang Persis Solo serta takluk dari Borneo FC dan Persebaya Surabaya, Van Gastel menegaskan bahwa pencapaian timnya yang sejauh ini mampu bersaing di papan tengah adalah bukti progres yang melampaui ekspektasi awal banyak pihak.

"Kami telah gagal menang tiga kali, itu benar. Tapi jika Anda melihat lawan kami, saya pikir Persebaya memiliki kedalaman skuad. Borneo ada di peringkat kedua klasemen punya pengalaman di liga tertinggi, dan Persis mampu merombak timnya secara signifikan," kata Van Gastel.

"Kami baru saja dipromosikan dengan budget kecil. Tapi menurut saya, apa yang dilakukan tim saya jauh lebih baik daripada apa yang orang-orang pikirkan," kata dia.

Pada tiga pertandingan sebelumnya di kompetisi Super League, PSIM Yogyakarta belum bisa mengemas kemenangan setelah takluk dari Borneo FC dan Persebaya Surabaya, serta ditahan imbang Persis Solo.

Khusus untuk menghadapi pertandingan Persis Solo, Van Gastel mengakui sangat kecewa sebab Ze Valente serta kolega mendominasi jalannya pertandingan.

"Hasilnya mengecewakan. Saya pikir kami menciptakan peluang yang cukup untuk memenangkan pertandingan ini. Tapi saya tidak bisa menyalahkan pemain-pemain saya," ungkap Van Gastel.

"Mereka telah melakukan segalanya. Pertandingan ini sebenarnya berjalan satu arah (kami mendominasi). Jika Anda melihat permainan hari ini, menurut saya, adalah suatu keajaiban bahwa kami tidak menang," katanya.

Selanjutnya pada pekan ke-21 Super League, PSIM Yogyakarta dijadwalkan akan bertandang ke markas Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (13/2) pukul 15.30 WIB.

  • psim yogyakarta
  • bri super league
  • jean-paul van gastel
  • laskar mataram

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.